Timnas Spanyol Hajar Kroasia 4-1, Lamine Yamal Cetak Brace di Sevilla

Intrend.id – Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Spanyol menghadapi Kroasia pada UEFA Nations League 2026/2027 dengan ganas. Bermain di Ramón Sánchez-Pizjuán, Sevilla, Rabu 30 September 2026, dini hari WIB, Spanyol menang telak 4-1.

Ini menjadi pertandingan kandang pertama Timnas Spanyol setelah menjuarai Piala Dunia 2026. La Furia Roja langsung tampil agresif sejak awal.

Laga baru berjalan dua menit, Lamine Yamal sudah membuka keunggulan.

Yamal melepaskan tembakan rendah melengkung setelah mendapat bola dari Álex Baena. Fermín López melakukan dummy yang membuat ruang tembak Yamal terbuka.

Spanyol unggul 1-0.

Kroasia kemudian mencoba keluar dari tekanan. Usaha mereka membuahkan hasil pada menit ke-28.

Dion Beljo mencetak gol melalui sundulan setelah menerima umpan silang Ivan Perišić. Gol tersebut menjadi gol internasional pertama Beljo.

Skor berubah menjadi 1-1.

Namun, Spanyol tidak panik.

Tiga menit berselang, Marc Pubill kembali membawa Spanyol unggul. Bek tersebut mencetak gol lewat sundulan keras setelah menerima umpan silang Yamal dari situasi sepak pojok pendek.

Spanyol kembali memimpin 2-1.

Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Yamal Menggila

Memasuki babak kedua, Spanyol semakin dominan.

Penguasaan bola menjadi senjata utama tim asuhan Luis de la Fuente. Pedri juga ikut memberikan energi baru setelah masuk ke lapangan.

Pada menit ke-63, Yamal kembali mencetak gol.

Kali ini pemain muda tersebut menerima umpan Pedri. Dari sudut sempit, Yamal melepaskan tembakan keras yang tidak mampu dihentikan Dominik Livaković.

Skor menjadi 3-1.

Kroasia berusaha memperkecil ketertinggalan. Namun, pertahanan Spanyol terlalu solid.

Nico Williams kemudian melengkapi pesta gol Spanyol pada menit ke-89. Pemain yang masuk sebagai pemain pengganti itu mencetak gol lewat penyelesaian klinis.

Spanyol menang 4-1.

Spanyol Dominan

Secara statistik, Spanyol memang tampil lebih kuat.

La Furia Roja menguasai sekitar 64 persen bola. Mereka juga mencatat tujuh tembakan tepat sasaran.

Kroasia hanya memiliki sekitar 36 persen penguasaan bola dengan dua tembakan tepat sasaran.

Spanyol juga unggul dalam peluang besar. Mereka menciptakan sekitar empat big chances, sedangkan Kroasia hanya satu.

Lamine Yamal menjadi bintang utama. Ia mencetak dua gol sekaligus memberikan assist untuk gol Marc Pubill.

Performa tersebut menunjukkan Yamal masih berada dalam momentum luar biasa setelah membawa Spanyol menjadi juara dunia.

Di kubu Kroasia, Beljo dan Perišić menjadi pemain yang paling menonjol. Namun, mereka kesulitan menghadapi tekanan Spanyol sepanjang pertandingan.

Klasemen Grup A3

Kemenangan ini membuat Spanyol mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. Mereka memimpin Grup A3 dengan rekor sempurna.

Inggris berada di posisi kedua dengan tiga poin. Kroasia juga mengoleksi tiga poin, tetapi berada di posisi ketiga karena selisih gol.

Republik Ceko masih berada di dasar klasemen tanpa poin.

Hasil Spanyol vs Kroasia 4-1 semakin menegaskan kekuatan La Furia Roja.

Timnas Spanyol kini belum terkalahkan dalam 40 pertandingan. Dengan kombinasi pemain muda dan senior, mereka terlihat semakin matang. Sementara itu, Kroasia harus segera bangkit jika ingin terus bersaing di Grup A3. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Back to top button
DMCA.com Protection Status