Federico Barba dari Persib ke Palermo FC, Mendarat di Klub Italia Bawa Gelar Liga 1

Intrend.id – Kisah Federico Barba bersama Persib Bandung sampai ke Palermo FC. Bek asal Italia itu resmi meninggalkan Maung Bandung setelah menjalani musim 2025/2026 yang sangat berkesan.

Federico Barba kini kembali ke Italia menyandang pemain Palermo FC. Pihak klub mengumumkan akuisisi pemain berusia 32 tahun tersebut pada 29 Juli 2026.

“Federico disambut di Palermo oleh City Football Group, Presiden Mirri, dan seluruh keluarga Rosanero,” ungkap laman resmi Palermo FC, Rabu 29 Juli 2026.

Transfer ini dilakukan setelah Barba dilepas Persib Bandung. Ia datang ke Palermo dengan status bebas (free) transfer. Kepindahan tersebut sekaligus membuka babak baru dalam karier panjang sang bek tengah.

Palermo menyambut Barba dengan cukup meriah. Klub asal Sisilia itu menyebut sang pemain langsung mendapat sambutan dari City Football Group, Presiden Palermo Mirri, serta keluarga besar Rosanero.

Pada akhir sesi latihan pagi, Barba juga dijadwalkan diperkenalkan kepada publik melalui konferensi pers.

Buat Barba, momen ini terasa spesial. Ia pulang ke negara asal setelah menyelesaikan satu musim yang sukses di Indonesia.

Federico Barba Pulang ke Italia Setelah Juara Bersama Persib

Federico Barba bukan pemain yang minim pengalaman. Lahir di Roma pada 1 September 1993, ia merupakan produk akademi AS Roma.

Perjalanan kariernya kemudian membawa Barba ke sejumlah kompetisi Eropa. Ia pernah bermain di Italia, Jerman, dan Swiss.

Nama Barba sempat menghiasi klub seperti Benevento dan VfB Stuttgart. Ia juga pernah memperkuat Sion di Swiss.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting ketika Barba memilih mencoba tantangan baru di Indonesia.

Pada akhir Agustus 2025, Barba bergabung dengan Persib Bandung sebagai pemain bebas transfer dari FC Sion.

Keputusan itu ternyata berbuah manis.

Barba langsung menjadi bagian penting dari lini belakang Persib. Ia tampil tenang, kuat dalam duel udara, dan cukup nyaman menguasai bola dengan kaki kirinya.

Tidak cuma bertahan, Barba juga punya kontribusi di depan gawang.

Federico Barba Pilar Penting Persib

Musim 2025/2026 menjadi salah satu periode terbaik dalam karier Barba.

Ia mencatat sekitar 27 hingga 28 penampilan di kompetisi liga. Total menit bermainnya juga tinggi, lebih dari 2.100 menit di liga.

Barba bahkan mencetak lima gol.

Untuk seorang bek tengah, angka tersebut jelas menarik. Ia mampu memberikan ancaman lewat situasi bola mati maupun momentum serangan terbuka.

Barba juga menyumbang satu assist. Kontribusi tersebut terasa makin spesial karena ia meraih penghargaan Assist of the Month Super League pada April 2026.

Di sisi disiplin, catatannya juga cukup bersih. Barba mengoleksi empat kartu kuning tanpa kartu merah.

Yang paling penting tentu saja trofi.

Barba membantu Persib mengamankan gelar Liga 1 ketiga secara beruntun. Gelar tersebut memastikan Persib kembali menjadi penguasa kompetisi domestik Indonesia.

Bagi Barba sendiri, itu bukan sekadar gelar biasa.

Trofi tersebut menjadi gelar senior pertama dalam karier profesionalnya.

Bukan Cuma Juara, Barba Juga Bawa Pulang Penghargaan

Performa Barba bersama Persib tidak berhenti pada medali juara.

Penampilan konsistennya membuat sang bek masuk Super League Best XI musim 2025/2026.

Ia juga mendapatkan penghargaan APPI Indonesian Football Award Best XI.

Penghargaan lain ikut menyusul. Barba terpilih sebagai APPI Best Defender 2025/2026 dan APPI Fans’ Favourite Footballer.

Catatan tersebut menunjukkan betapa cepat Barba beradaptasi dengan sepak bola Indonesia.

Ia datang dengan pengalaman dari Eropa. Namun, Barba tidak butuh waktu lama untuk menjadi bagian penting dari Persib.

Kehadirannya membuat lini belakang Maung Bandung lebih stabil. Pengalaman dan ketenangannya juga membantu tim menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.

Palermo Jadi Tantangan Baru Federico Barba

Kini, cerita Barba di Indonesia resmi berakhir.

Palermo yang kini ditangani Filippo Inzaghi menjadi tujuan berikutnya. Klub asal Sisilia itu sedang berusaha memperkuat skuad untuk bersaing di Serie B.

Barba dianggap cocok untuk kebutuhan tersebut. Ia punya pengalaman panjang di level profesional. Ia juga bisa bermain sebagai bek tengah dan bek kiri.

Dengan tinggi sekitar 1,87 meter, kemampuan duel udara menjadi salah satu kelebihannya.

Kaki kiri Barba juga memberi opsi tambahan bagi lini pertahanan Palermo.

Kesepakatan Barba dengan Palermo dilaporkan berlaku hingga 2027, dengan opsi perpanjangan sampai 2028.

Kepindahan ini seperti membawa Barba kembali ke titik awal. Ia pulang ke Italia setelah menjalani petualangan yang cukup unik di Indonesia.

Satu musim bersama Persib memberinya pengalaman baru. Lebih dari itu, Barba pulang dengan status juara.

Ia datang ke Indonesia sebagai pemain berpengalaman dari Eropa. Ia pergi sebagai bagian dari sejarah tiga gelar beruntun Persib.

Sekarang tantangannya berbeda.

Barba harus membuktikan bahwa performa impresifnya di Indonesia bisa kembali terlihat di Italia.

Palermo pun berharap pengalaman tersebut menjadi tambahan penting untuk pertahanan mereka.

Buat Barba, perjalanan ini belum selesai. Setelah merasakan atmosfer sepak bola Indonesia, ia kembali ke Italia dengan cerita yang jauh lebih kaya.

Federico Barba datang ke Palermo FC dengan satu trofi yang akhirnya berhasil ia raih dalam karier seniornya. (*)

Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status