Viral Video Aksi Perampok Minimarket di Majalengka, Dua Pelaku Bersenjata Api Tembak Karyawan
Intrend.id – Viral video mencekam aksi nekat perampok bertopeng di sebuah minimarket atau swalayan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, mencekam. Minimarket di Desa Burujul Kulon, Kecamatan Jatiwangi itu menjadi sasaran perampokan bersenjata api pada Minggu 26 Juli 2026 sekitar pukul 23.10 WIB.
Aksi perampok bertopeng di Majalengka itu terekam kamera pengawas atau CCTV yang kemudian viral. Videonya kemudian menyebar di media sosial.
Dalam video tampak dua pria menganakan penutup kepala masuk ke minimarket yang sebenarnya sudah tutup. Saat itu, rolling door masih terbuka sedikit. Kedua pelaku memakai helm, masker, dan jaket untuk menutupi identitas.
Mereka langsung mengancam dua karyawan yang masih berada di area toko. Masing-masing pelaku disebut membawa pistol.
Perampokan Minimarket Majalengka Berlangsung 3 Menit
Kepala Toko Alfamart Burujul Kulon, Ahmad Luthfi, mengatakan aksi perampokan berlangsung sangat cepat. Berdasarkan rekaman CCTV, kejadian hanya berlangsung sekitar tiga menit.
“Pelaku dua orang, menggunakan helm semua, pakai masker, berjaket. Masing-masing bawa pistol,” kata Luthfi kepada detikJabar, Selasa 28 Juli 2026.
Situasi kemudian makin tegang. Salah satu pelaku disebut melepaskan tembakan ke udara. Senjata juga diarahkan kepada karyawan di bagian kasir.
Dalam kondisi terancam, kedua pekerja digiring menuju ruang brankas di bagian belakang minimarket. Salah seorang karyawan, Irawan, sempat mencoba kabur untuk meminta bantuan warga.
Namun, pelaku mengetahui aksi tersebut. Tembakan kemudian dilepaskan dan mengenai bagian punggung Irawan.
Karyawan lainnya, Gilang, masih berada di dalam ruang brankas. Ia disebut mengalami luka tembak pada bagian kaki saat para pelaku meminta barang berharga.
“Yang parah atas nama Gilang. Dia ditembak di bagian kaki dan pelurunya masih ada di kakinya,” ujar Luthfi.
Uang Rp7 Juta Dibawa Kabur
Setelah menguasai keadaan, kedua pelaku mengambil uang tunai dari dalam brankas. Barang-barang di minimarket tidak ikut dibawa.
“Kerugiannya sekitar Rp7 juta lebih. Yang dibawa uang saja, barang-barang tidak ada yang diambil,” ucap Luthfi.
Kedua korban kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Gilang dijadwalkan menjalani tindakan medis untuk mengangkat proyektil yang masih berada di kakinya.
Sementara itu, Satreskrim Polres Majalengka masih memburu dua pelaku. Polisi juga mendalami rekaman CCTV dan bukti lain dari lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Majalengka AKP Udiyanto mengatakan kasus viral perampok bertopeng tersebut masih dalam proses penyelidikan. “Masih dalam penyelidikan dan pendalaman,” kata Udiyanto. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









