Trend in Techno

Artemis II Meluncur ke Angkasa, Misi NASA ke Bulan Bikin Obama Bangga

Intrend.id – Peluncuran misi Artemis II sukses dan bikin auto bangga. Misi berawak pertama NASA ke sekitar Bulan sejak era Apollo 17 akhirnya resmi meluncur, Rabu 1 April 2026 lalu.

Peluncuran Artemis II ke angkasa ini pun membuat mantan Presiden AS, Barack Obama, ikut angkat suara dan mengaku terinspirasi.

Lewat akun X pribadinya, Obama bilang misi ini bukan sekadar perjalanan luar angkasa, tapi simbol keberanian manusia menembus batas. “Semoga empat astronaut ini bisa jadi inspirasi generasi baru,” tulisnya, Jumat 3 April 2026.

Misi Artemis II sendiri bukan misi sederhana. Ini adalah langkah awal menuju kembalinya manusia ke Bulan setelah lebih dari 50 tahun vakum.

Roket raksasa Space Launch System (SLS) meluncurkan kapsul Orion bernama Integrity dari Kennedy Space Center, Florida.

Berbeda dari misi pendaratan, Artemis II fokus pada uji coba. Selama kurang lebih 10 hari, kapsul Orion bakal mengorbit Bumi, lalu meluncur ke Bulan, mengelilingi sisi gelapnya, dan kembali lagi ke Bumi. Pola lintasannya bahkan disebut mirip angka delapan, unik sekaligus kompleks.

“Over approximately 10 days, the Artemis II astronauts will orbit Earth twice before looping around the far side of the Moon in a figure eight and returning home.” ungkap NASA di media sosial X.

Menurut NASA, perjalanan ini bukan jalur lurus. Awak harus melakukan manuver teknis seperti translunar injection (TLI), yaitu dorongan mesin yang membawa mereka keluar orbit Bumi menuju Bulan. Tahap ini sukses dilakukan pada hari kedua penerbangan.

Empat astronot lintas negara jadi bintang utama misi ini. Komandan misi Reid Wiseman, pilot Victor Glover, spesialis misi Christina Koch, serta Jeremy Hansen dari Kanada. Mereka mencetak sejarah sebagai tim internasional pertama yang melampaui orbit rendah Bumi dalam misi modern.

Fun fact tapi tetap serius: misi ini juga menguji banyak hal krusial. Mulai dari sistem pendukung kehidupan, navigasi, hingga uji masuk ulang atmosfer dengan kecepatan ekstrem sekitar 40.000 km/jam. Bahkan, hal sepele seperti toilet pesawat juga ikut diuji, karena di luar angkasa, semua harus presisi!

Per 3 April 2026, misi berjalan mulus. Orion sudah keluar dari orbit Bumi dan sedang melaju menuju Bulan.

Diperkirakan dalam empat hari ke depan, mereka akan mencapai titik terdekat dengan Bulan sebelum akhirnya kembali dan mendarat di Samudra Pasifik sekitar 11 April 2026.

Secara historis, Artemis II berpotensi memecahkan rekor jarak terjauh manusia dari Bumi, bahkan melampaui era Apollo. Ini juga jadi batu loncatan penting menuju misi pendaratan Artemis III yang ditargetkan terjadi sekitar 2028.

Dunia pun ikut terpukau. Visual Bumi dari luar angkasa, momen pemisahan roket, hingga komunikasi awak dengan Houston jadi sorotan global.

Peluncuran Artemis II ke angkasa bukan cuma misi. Ini adalah comeback epik manusia ke Bulan. Dan kali ini, langkahnya makin dekat ke Mars. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status