Borneo FC Terbukti Penjaga Marwah Kaltim, Samai Poin Persib di Puncak Klasemen

Intrend.id – Borneo FC Samarinda makin serius menebar ancaman dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Bermain di Stadion Segiri, Sabtu malam 25 April 2026, Pesut Etam menghajar Semen Padang 3-0 dan sukses menyamai poin Persib Bandung di puncak klasemen.
Kemenangan Borneo ini juga terasa berkat dukungan publik Segiri juga terasa besar. Suporter yang memenuhi stadion ikut jadi energi tambahan buat Pesut Etam menjaga asa juara. Ada tulisan terpampang “Borneo Penjaga Marwah Kaltim” di area suporter. Borneo mampu membuktikannya.
Tiga gol kemenangan Borneo FC dicetak Komang Teguh menit ke-9, Kaio Nunes menit ke-40, dan Koldo Obieta di menit 90+4.
Laga ini jadi bukti Borneo lagi panas-panasnya. Sejak awal pertandingan, tuan rumah langsung menekan dan bikin Semen Padang kesulitan berkembang.
Gol pembuka datang cepat lewat Komang Teguh yang sukses membuka keunggulan jadi 1-0. Stadion Segiri langsung pecah.
Borneo terus menguasai jalannya laga. Dominasi mereka berbuah gol kedua lewat Kaio Nunes usai memaksimalkan assist dari Caxambu pada menit ke-40.
Masuk babak kedua, Semen Padang mencoba bertahan dan sesekali melawan, tapi lini belakang Borneo tampil disiplin. Hingga laga masuk injury time, gawang Pesut Etam tetap aman alias cleansheet.
Saat laga seolah selesai dengan skor 2-0, Koldo Obieta datang memberi penutup manis. Gol menit 90+4 memastikan kemenangan telak 3-0 untuk tuan rumah.
Hasil ini jadi kemenangan keempat beruntun Borneo FC, sekaligus membuat mereka kini mengoleksi 66 poin, sejajar dengan Persib Bandung di puncak klasemen.
Memang secara posisi Persib masih unggul head-to-head, tapi secara poin, persaingan juara sekarang benar-benar panas.
Title race resmi makin seru.
Yang bikin suporter makin pede, Borneo bukan cuma menang, tapi menang dengan cleansheet dan permainan yang dominan. Ini sinyal kalau tim asuhan Fabio Lefundes sedang berada di momentum terbaik menuju akhir musim.
Dalam beberapa pekan terakhir, Borneo memang tampil brutal. Setelah menang atas PSM Makassar, PSBS Biak, Madura United, hingga Persebaya, kini Semen Padang jadi korban berikutnya.
Produktivitas gol mereka juga terus meningkat, sementara pertahanan terlihat makin solid.
Di sisi lain, kekalahan ini bikin nasi Semen Padang makin berat. Tim tamu yang berada di zona degradasi kini semakin dekat ke ancaman turun ke Liga 2.
Sementara itu, jarak Borneo dengan Persija Jakarta juga melebar menjadi tujuh poin, membuat duel juara kini makin mengerucut ke dua tim: Persib vs Borneo.
Pertanyaan besarnya sekarang, apakah Borneo bisa menyalip Persib di sisa musim?
Dengan tren empat kemenangan beruntun, performa yang stabil, dan tekanan besar ke pemuncak klasemen, peluang itu jelas terbuka.
Pesut Etam seolah sedang mengirim pesan tegas: scudetto belum punya pemilik pasti.
Apakah Borneo FC yang mengambil alih tahta ataukah Persib bisa bertahan di singgasana? Menarik ditunggu di pekan berikutnya yang bakal jadi penentu. (*)









