Trend in Sports

Drama Belanda vs Maroko Sampai Extra Time! 120 Menit 1-1 32 Besar Piala Dunia 2026

Duel Panas Dua Tim Kuda Hitam Berlangsung Super Ketat

Intrend.id – Pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 antara Belanda vs Maroko benar-benar menyajikan drama yang bikin jantung deg-degan hingga extra time. Bermain di Stadion Monterrey, Meksiko, Selasa 30 Juni 2026 WIB, kedua tim harus melanjutkan pertandingan ke babak extra time setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit.

Laga Belanda vs Maroko hingga extra time ini mempertemukan dua tim yang sama-sama datang dengan modal impresif. Belanda lolos sebagai juara Grup F berkat permainan menyerang yang tajam, sedangkan Maroko kembali membuktikan diri sebagai tim yang sulit dikalahkan setelah tampil disiplin seperti saat menembus semifinal Piala Dunia 2022.

Hasilnya, duel berlangsung ketat sejak menit pertama hingga peluit akhir waktu normal.

Babak Pertama Berjalan Hati-hati

Sejak kick-off, Belanda lebih banyak menguasai bola.

Frenkie de Jong, Ryan Gravenberch, dan Tijjani Reijnders berusaha mengontrol tempo permainan dari lini tengah. Namun, rapatnya pertahanan Maroko membuat serangan De Oranje sering mentok sebelum memasuki kotak penalti.

Di sisi lain, Maroko tampil percaya diri dengan pressing tinggi dan serangan balik cepat.

Achraf Hakimi serta Noussair Mazraoui berkali-kali membantu membangun serangan dari kedua sisi lapangan.

Peluang terbaik justru lebih banyak dimiliki Maroko.

Beruntung bagi Belanda, kiper Bart Verbruggen tampil luar biasa dengan beberapa penyelamatan penting yang membuat skor tetap 0-0 hingga turun minum.

Cody Gakpo Pecah Kebuntuan

Memasuki babak kedua, Belanda mulai bermain lebih agresif.

Pergantian pemain memberi warna baru dalam serangan tim asuhan Ronald Koeman.

Usaha mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72.

Berawal dari skema serangan yang melibatkan Wout Weghorst di dalam kotak penalti, bola kemudian mengarah kepada Cody Gakpo yang tanpa ragu melepaskan penyelesaian akhir untuk membawa Belanda unggul 1-0.

Gol tersebut menjadi momen emosional bagi Gakpo sekaligus membuat para pendukung Belanda mulai percaya diri timnya akan mengamankan tiket ke babak berikutnya.

Issa Diop Jadi Penyelamat Maroko

Saat pertandingan tampak akan dimenangkan Belanda, Maroko menolak menyerah.

Memasuki masa injury time, tekanan terus diberikan ke lini pertahanan Belanda.

Hasilnya datang pada menit 90+1.

Chemsdine Talbi mengirim umpan silang akurat ke dalam kotak penalti.

Bek Issa Diop berhasil memenangkan duel udara sebelum menanduk bola masuk ke gawang Bart Verbruggen.

Gol tersebut membuat ribuan pendukung Maroko berpesta.

Sementara para pemain Belanda hanya bisa terpaku karena kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya sirna.

Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan harus dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Extra Time Dipenuhi Adu Fisik

Memasuki extra time, tempo pertandingan mulai menurun.

Kedua tim terlihat mulai kehabisan tenaga setelah bermain dengan intensitas tinggi selama 90 menit.

Ronald Koeman maupun Mohamed Ouahbi melakukan beberapa pergantian pemain demi menjaga keseimbangan permainan.

Belanda memasukkan pemain-pemain segar seperti Teun Koopmeiners, Quinten Timber, hingga Justin Kluivert.

Sementara Maroko mengandalkan tenaga baru dari Soufiane Rahimi, Chemsdine Talbi, dan Anass Salah-Eddine.

Meski beberapa peluang tercipta, belum ada gol tambahan hingga penghujung babak kedua extra time.

Laga pun semakin mengarah menuju drama adu penalti.

Verbruggen dan Bounou Sama-sama Bersinar

Pertandingan ini juga menjadi panggung bagi kedua penjaga gawang.

Bart Verbruggen tampil gemilang sejak babak pertama dengan menggagalkan sejumlah peluang emas Maroko.

Di sisi lain, Yassine Bounou kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu kiper terbaik dunia.

Ketangguhannya membuat lini depan Belanda kesulitan menambah gol meski sempat mendominasi penguasaan bola.

Duel dua kiper ini menjadi salah satu alasan mengapa pertandingan berlangsung sangat ketat.

Adu Strategi Koeman dan Ouahbi

Ronald Koeman tetap mengandalkan permainan berbasis penguasaan bola dengan membangun serangan dari lini belakang.

Belanda mencoba memanfaatkan lebar lapangan melalui Denzel Dumfries dan pergerakan Cody Gakpo.

Sebaliknya, Mohamed Ouahbi menerapkan pendekatan yang lebih pragmatis.

Maroko bermain kompak, melakukan pressing pada momen tertentu, lalu melancarkan serangan balik cepat lewat Hakimi, Mazraoui, dan para pemain sayap.

Strategi tersebut terbukti efektif membuat Belanda kesulitan menciptakan banyak peluang bersih.

Statistik Menunjukkan Pertandingan Sangat Seimbang

Walaupun Belanda lebih dominan dalam penguasaan bola, Maroko justru menciptakan peluang yang lebih berbahaya.

Belanda hanya mampu menghasilkan dua tembakan tepat sasaran, sedangkan Maroko mencatat sekitar lima tembakan mengarah ke gawang.

Expected goals (xG) Maroko juga lebih tinggi, menandakan kualitas peluang yang mereka ciptakan lebih baik.

Belanda unggul dalam akurasi umpan dan kontrol permainan, tetapi kelemahan mereka dalam mengantisipasi bola silang akhirnya menjadi penyebab gol penyama kedudukan.

Siapa Pun Pemenangnya Harus Cepat Pulih

Pertandingan selama 120 menit tentu menguras tenaga kedua tim.

Siapa pun yang berhasil lolos nantinya akan menghadapi pemenang duel Kanada melawan Afrika Selatan di babak berikutnya.

Belanda memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, sementara Maroko membawa modal mental luar biasa setelah mampu bangkit pada menit-menit akhir.

Duel hasil Belanda vs Maroko ini kembali membuktikan bahwa pertandingan fase gugur Piala Dunia selalu menghadirkan drama hingga detik terakhir. Tidak ada tim yang bisa merasa aman sebelum peluit panjang benar-benar berbunyi.

Catatan artikel Belanda vs Maroko ini disusun berdasarkan kondisi pertandingan yang masih berlangsung hingga akhir extra time (skor 1-1). Jika hasil adu penalti atau gol penentu sudah tersedia, artikel ini dapat diperbarui menjadi laporan akhir pertandingan. (*)

Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!

Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status