Jepang Bikin Brasil Kaget di Babak Pertama! Kaishu Sano Cetak Gol Jarak Jauh
Intrend.id – Laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 menghadirkan kejutan besar saat Tim Nasional Sepak Bola (Timnas) Jepang membuat hasil Timnas Brasil kaget di Babak Pertama. Jepang mampu mencetak gol ke gawang Timnas Brasil yang berstatus lima kali juara dunia justru.
Gol Jepang ke gawang Brasil hasil pertandingan babak pertama membuat Tim Samba tertinggal sementara 0-1 pada pertandingan yang berlangsung di NRG Stadium, Houston, Amerika Serikat, Selasa 30 Juni 2026 waktu Indonesia.
Sejak peluit awal dibunyikan, Brasil langsung mengambil kendali permainan. Tim racikan Carlo Ancelotti tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai sekitar 68 persen. Namun, dominasi itu belum mampu menghasilkan gol.
Sebaliknya, Jepang main sabar, disiplin, dan menunggu momen yang tepat untuk menyerang balik. Strategi tersebut terbukti ampuh membuat lini pertahanan Brasil kerepotan.
Gol Kaishu Sano Ciamik
Momen paling menentukan skor terjadi pada menit ke-29 usai jeda pertengahan babak pertama. Jepang memanfaatkan celah di lini tengah Brasil saat melakukan transisi cepat.
Kaishu Sano melepaskan tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti, sekitar 25 meter. Bola meluncur deras ke kanan sudut gawang Brasil dan gagal dihentikan Alisson Becker.
Gol tersebut langsung membuat suasana stadion berubah. Pendukung Jepang bersorak meriah, sementara para pemain Brasil terlihat mulai berada di bawah tekanan.
Meski hanya mencatat sedikit peluang sepanjang babak pertama, Jepang mampu menunjukkan efektivitas yang luar biasa. Satu kesempatan emas berhasil mereka ubah menjadi gol.
Vinicius Junior dan Kawan-kawan Sulit Menembus Pertahanan Jepang
Brasil sebenarnya tidak kekurangan peluang.
Vinicius Junior beberapa kali mencoba menusuk dari sisi kiri. Matheus Cunha aktif mencari ruang, sedangkan Bruno Guimarães dan Lucas Paquetá terus mengatur ritme permainan.
Namun rapatnya pertahanan Jepang membuat hampir semua serangan Brasil mentok sebelum benar-benar membahayakan gawang Zion Suzuki.
Kiper muda Jepang itu juga tampil tenang sepanjang babak pertama. Beberapa penyelamatan penting berhasil ia lakukan untuk menjaga keunggulan Samurai Biru.
Statistik menunjukkan Brasil sudah melepaskan lebih dari delapan tembakan. Sayangnya, hanya dua yang benar-benar mengarah ke gawang.
Sebaliknya, Jepang hanya memiliki satu tembakan tepat sasaran, tetapi langsung berbuah gol.
Duel Taktik Ancelotti vs Moriyasu
Carlo Ancelotti menurunkan formasi 4-3-3 dengan kombinasi pengalaman dan kreativitas.
Casemiro bertugas menjaga keseimbangan lini tengah, sedangkan Bruno Guimarães dan Lucas Paquetá diberi kebebasan membantu serangan. Di depan, Vinicius Junior, Matheus Cunha, dan Rayan menjadi andalan membongkar pertahanan lawan.
Di sisi lain, Hajime Moriyasu kembali menunjukkan kecerdikan taktiknya.
Pelatih Jepang menerapkan formasi fleksibel yang berubah antara 3-4-2-1 dan 3-4-3. Ketika bertahan, seluruh pemain bergerak kompak menutup ruang. Saat merebut bola, transisi dilakukan sangat cepat menuju lini depan.
Strategi tersebut sukses membuat permainan Brasil tidak berkembang.
Setiap kali Brasil mencoba membangun serangan dari tengah, Jepang langsung melakukan pressing ketat sehingga lawan dipaksa melepas tembakan dari luar kotak penalti.
Kaishu Sano Jadi Bintang Babak Pertama
Penampilan Kaishu Sano layak mendapat sorotan khusus.
Selain mencetak gol indah, gelandang Jepang itu tampil luar biasa dalam membantu pertahanan sekaligus mengalirkan serangan.
Ia aktif melakukan pressing, memenangkan duel di lini tengah, serta menjadi penghubung utama antara lini belakang dan lini depan.
Tak kalah impresif, Takehiro Tomiyasu, Hiroki Ito, dan Shogo Taniguchi tampil disiplin menjaga pertahanan.
Sementara itu, Daichi Kamada serta Ritsu Doan juga bekerja keras mengganggu aliran bola Brasil.
Di kubu Brasil, Vinicius Junior memang sempat beberapa kali menunjukkan aksi individu yang memukau. Namun setiap kali berhasil melewati satu pemain, selalu ada pemain Jepang lain yang siap melakukan cover.
Casemiro juga tampil cukup solid dalam duel perebutan bola, meski beberapa kali terlambat menutup ruang saat Jepang melancarkan serangan balik.
Statistik Babak Pertama Brasil vs Jepang
Secara statistik, Brasil sebenarnya jauh lebih unggul.
Mereka menguasai bola sekitar 67-68 persen dengan akurasi umpan mencapai 93 persen. Brasil juga mencatat sekitar 312 umpan sukses dan lebih banyak menyentuh bola di area penalti lawan.
Sebaliknya, Jepang hanya menguasai bola sekitar 32 persen dengan akurasi umpan sekitar 86 persen.
Meski begitu, efektivitas menjadi pembeda utama. Nilai expected goals (xG) Brasil hanya berada di kisaran 0,28, sementara Jepang mencatat sekitar 0,21. Angka tersebut menunjukkan peluang kedua tim sebenarnya tidak jauh berbeda, tetapi Jepang lebih klinis dalam penyelesaian akhir.
Babak Kedua Dipastikan Makin Panas
Keunggulan sementara Jepang menjadi salah satu kejutan terbesar di fase gugur Piala Dunia 2026.
Brasil kini wajib menemukan cara untuk membongkar pertahanan disiplin Samurai Biru jika tidak ingin tersingkir lebih cepat.
Di sisi lain, Jepang hanya perlu mempertahankan organisasi permainan sambil terus mengandalkan serangan balik cepat yang sejak awal pertandingan terbukti sangat efektif.
Dengan kualitas pemain yang dimiliki dalam laga babak pertama Brasil vs Jepang, babak kedua diprediksi berlangsung semakin sengit. Brasil masih punya peluang membalas kekalahan sementara, tetapi Jepang juga menunjukkan bahwa mereka bukan lagi sekadar tim kuda hitam, melainkan lawan yang benar-benar mampu mengancam para favorit juara. (*)
Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









