Entertainment

Nonton The Vendetta of An, Drama Politik Gelap Penuh Intrik

Intrend.id – Nonton Drama Tiongkok The Vendetta of An (judul asli: 《长安二十四计》 / Twenty-Four Strategies of Chang’an) bisa menjadi pilihan serius usai resmi tayang perdana pada 12 Desember 2025 dan langsung mencuri perhatian publik. Mengusung genre historical, thriller, mystery, dan political intrigue, drama ini menampilkan kisah balas dendam penuh strategi yang gelap, dingin, dan sarat permainan kekuasaan.

Film drama China The Vendetta of An menceritakan tentang balas dendam dua generasi berbeda. Nonton The Vendetta of An yang dibintangi oleh Cheng Yi sebagai Xie Huai’an, akan melihat drama yang disutradarai oleh Lin Feng dan ditulis oleh Shuang Cheng.

Total The Vendetta of An berapa episode? Antara ada yang menyebut 32 episode atau 28 episode dengan masing-masing berdurasi sekitar 45 menit per episode, dan ditayangkan melalui CCTV-8, YOUKU, Migu, serta Netflix.

Intrik Politik dan Balas Dendam Berdarah

Berlatar pada masa pemerintahan Wude, kisah bermula ketika Garda Kegelapan Pasukan Huben yang selama ini menguasai Chang’an mendadak menghilang setelah penguasa feodal Xiao Wu Yang merebut kekuasaan. Bersamaan dengan itu, kaisar yang digulingkan lenyap tanpa jejak. Desas-desus menyebutkan bahwa pemimpin Huben, Yan Feng Shan, berusaha memanfaatkan kaisar tersebut demi ambisi pribadinya.

Di tengah kekacauan itu, muncullah Xie Huai’an, pejabat cerdas asal Huainan yang mendapat mandat untuk memusnahkan sisa-sisa Huben. Namun misi tersebut menyimpan motif pribadi: Yan Feng Shan adalah sosok yang telah membantai keluarganya. Selama sepuluh tahun, Xie Huai’an hidup dalam bayang-bayang, menyembunyikan ketajaman pikirannya, menunggu saat yang tepat untuk membalas dendam.

Dengan menjadikan kaisar yang digulingkan sebagai pion, Xie Huai’an membangun aliansi dengan Jenderal Gu Yu, pendekar pedang Ye Zheng, dan ahli strategi Han Zi Ling. Bersama-sama, mereka terlibat dalam perang bayangan yang dipenuhi intrik istana, manipulasi politik, dan pertarungan kecerdasan yang akan menentukan nasib kekaisaran.

Drama The Vendetta of An memang penuh percikan darah dan perban luka, tetapi itu hanya beberapa scene saja.

Bukan Drama Gelut, Tapi Pertarungan Otak

Sejak awal penayangan, The Vendetta of An dikenal sebagai drama dengan tempo lambat di bagian awal. Pengembangan karakter dilakukan secara bertahap, dengan dominasi dialog panjang dan detail strategi. Banyak penonton mengaku mempercepat tayangan hingga 1,5 kali kecepatan pada episode-episode awal karena minimnya “isi konflik”.

Namun, memasuki belasan episode, cerita mulai mengerucut. Ketegangan meningkat signifikan sejak episode 20 ke atas, dengan konflik yang semakin padat dan gelap. Puncaknya terasa menjelang episode 23, ketika intrik politik dan pengkhianatan mencapai titik kritis.

Drama ini tidak mengandalkan adegan laga, karena Xie Huai’an bukan ahli pedang. Ia adalah ahli strategi, bukan petarung. Meski demikian, penonton tetap disuguhi adegan-adegan sadis dan berdarah yang intens, memperkuat nuansa kelam cerita.

Secara keseluruhan, drama ini dinilai layak ditonton sekali, namun bukan tipe serial yang masuk daftar koleksi tontonan ulang. Skor sementara dari banyak penonton berada di kisaran 7/10.

Akting Cheng Yi Tuai Pujian

Performa Cheng Yi menjadi salah satu kekuatan utama drama ini. Ia dinilai berhasil menangkap esensi Xie Huai’an sebagai sosok pendiam, penuh perhitungan, dan dibebani trauma masa lalu. Setiap tatapan mata, ekspresi mikro, hingga gestur kecil terasa terkontrol dan bermakna.

Bahkan, dalam sejumlah wawancara di balik layar, Cheng Yi disebut sangat mendalami perannya hingga membayangkan berbagai skenario “bagaimana jika” demi membangun karakter yang utuh. Efisiensinya di lokasi syuting juga menuai pujian, dengan banyak adegan diselesaikan dalam satu pengambilan.

Prestasi dan Popularitas Global

Meski bukan drama adaptasi IP besar dan minim promosi, The Vendetta of An justru menjelma menjadi “kuda hitam” industri drama Tiongkok 2025. Drama ini berhasil menembus 1 juta reservasi di YOUKU, memenangkan Most Anticipated Drama Award 2025 versi Kuyu Entertainment, serta mendapat pujian langsung dari CCTV.

Tak hanya sukses di dalam negeri, drama ini juga masuk 10 besar peringkat internasional Netflix, menjadi tonggak penting bagi drama panjang Tiongkok di pasar global.

Episode Bocor dan Sikap Tegas Produksi

Di tengah popularitasnya, drama ini sempat diterpa isu serius setelah episode 21 hingga 24 bocor ke situs bajakan beberapa hari sebelum jadwal tayang resmi. Menanggapi hal tersebut, tim produksi mengeluarkan pernyataan resmi yang menegaskan bahwa pembajakan merupakan pelanggaran hak cipta serius dan merugikan banyak pihak.

Pihak produksi menegaskan bahwa sejak penayangan perdana, The Vendetta of An hanya ditayangkan secara legal melalui CCTV-8, Youku, Migu, dan Netflix, serta meminta penonton mendukung tayangan resmi.

Gelap, Panas, dan Sarat Makna

The Vendetta of An hadir sebagai drama politik balas dendam yang berbeda: gelap di setiap bab, panas di setiap adegan. Dengan kekuatan cerita, akting solid, dan produksi berkualitas, drama ini berhasil menciptakan wajah baru drama sejarah modern Tiongkok.

The Vendetta of An adalah tontonan yang layak diperhitungkan bagi mereka pencinta drama China yang akan nonton intrik politik dan permainan strategi. (*)

Yang menarik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status