INTREND.ID Menjangkau wawasan baru

Film Before Now & Then Nana Dapat Penghargaan Jury Prize di Belgia

InTrend – Film Before Now & Then Nana menorehkan prestasi di luar negeri. Film ini mendapatkan JURY PRIZE International Competition dari Brussels International Film Festival 2022.

“Kabar baik datang dari Belgia. film Before Now & Then Nana mendapatkan JURY PRIZE International Competition dari Brussels International Film Festival @briff_official 2022,” kata Kamila Andini melalui akun Instagram, Minggu 3 Juli 2022.

Before, Now, & Then Nana merupakan film yang masuk ke dalam kategori drama sejarah Indonesia. Film ini dirilis tahun 2022.

Penulis sekaligus sutradara film ini tak lain adalah Kamila Andini. Film Nana juga berbahasa Sunda.

Film ini merupakan sebuah adaptasi dari bab pertama novel berjudul Jais Darga Namaku. Novel ini adalah karya Ahda Imran.

Secara singkat, novel Jais Darga Namaku bercerita tentang kisah kehidupan nyata Raden Nana Sunani di Jawa Barat pada era 1960-an.

Sementara itu tentang International Competition adalah program utama dalam festival ini. Festival ini memutarkan film-film box office masa depan yang datang melalui festival penjuru dunia.

Antara lain Festival Cannes, Festival Venice, dan Festival Berlin, serta diputar untuk pertama kalinya di Belgia.

“Selamat untuk seluruh pemain dan kru film Nana. Ikuti terus perjalanan Nana ya.. sebentar lagi Nana pulang ke tanah air,” kata Kamila Andini lagi.

INTREND lainnya

Respon pun datang dari kolega Kamila Andini. Satu di antaranya adalah Jenar Maesa Ayu, seorang penulis fiksi tanah air.

“Congrats,” kata Jenar singkat dalam komentar unggahan Kamila Andini.

Film “Before, Now, and Then (Nana)” juga lolos seleksi untuk masuk di program kompetisi utama Berlin.

Film ini juga masuk ke dalam Asian Premiere Before, Now & Then (Nana) di Taipei Film Festival.

Taipei Film Festival adalah festival film yang berdiri sejak tahun 1998 dan menjadi salah satu festival film paling penting di Asia.

Film Before, Now & Then (Nana) masuk kedalam program Asian Prism, Filmmaker in Focus: Kamila Andini, yang berfokus memutarkan film-film panjang karya Kamila Andini.

Sementara untuk pemainnya juga dapat penghargaan. Antara lain Laura Basuki yang mendapatkan penghargaan SILVER BEAR untuk Pemeran Pendukung Terbaik di 72nd Berlin International Film Festival. ***

INTREND lainnya

Tinggalkan komentar