Prediksi Tunisia vs Belanda: Beda Misi di Laga Terakhir Grup F Piala Dunia 2026
Intrend.id – Tunisia akan menghadapi ujian berat saat bertemu Belanda pada laga terakhir Grup F Piala Dunia 2026. Pertandingan ini digelar di Arrowhead Stadium, Kansas City, Amerika Serikat, Kamis 25 Juni 2026 waktu setempat atau Jumat pagi WIB.
Duel ini mempertemukan dua tim dengan nasib yang sangat berbeda. Tunisia sudah dipastikan tersingkir dari persaingan setelah menelan dua kekalahan beruntun. Sementara Belanda masih memburu posisi puncak klasemen grup untuk mendapatkan jalur yang lebih menguntungkan di fase gugur.
Saat ini Belanda memimpin klasemen Grup F dengan empat poin. Mereka unggul selisih gol atas Jepang yang juga mengoleksi empat angka. Di bawah keduanya ada Swedia dengan tiga poin. Tunisia menjadi penghuni dasar klasemen tanpa satu pun poin.
Karena itu, kemenangan menjadi target utama De Oranje. Tambahan tiga poin akan membuka peluang besar bagi tim asuhan Ronald Koeman untuk finis sebagai juara grup dan melangkah ke babak 16 besar dengan kepercayaan diri tinggi.
Sebaliknya, Tunisia kini hanya bermain demi harga diri. Meski peluang lolos sudah tertutup, mereka tentu tidak ingin pulang dengan catatan tiga kekalahan beruntun.
Perjalanan Tunisia di Piala Dunia 2026 memang jauh dari harapan. Mereka kalah telak 1-5 dari Swedia pada laga pembuka. Situasi semakin sulit setelah dibantai Jepang 0-4 pada pertandingan kedua.
Dalam dua laga tersebut, lini pertahanan Tunisia terlihat sangat rapuh. Mereka sudah kebobolan sembilan gol dan hanya mampu mencetak satu gol. Statistik itu menjadi warning serius bagi pelatih Hervé Renard.
Di sisi lain, Belanda tampil cukup meyakinkan sepanjang fase grup. Mereka membuka turnamen dengan hasil imbang 2-2 melawan Jepang dalam laga yang berlangsung sengit. Setelah itu, Virgil van Dijk dan kawan-kawan menunjukkan kualitas mereka dengan menghancurkan Swedia 5-1.
Produktivitas gol menjadi salah satu kekuatan utama Belanda. Dalam dua pertandingan, mereka sudah mencetak tujuh gol. Serangan cepat, kreativitas lini tengah, dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kombinasi yang sulit dihentikan lawan.
Jika melihat rekor pertemuan, Belanda juga memiliki catatan lebih baik. Dari tiga pertemuan sebelumnya, De Oranje belum pernah kalah dari Tunisia.
Pertemuan pertama terjadi pada 1978 dan berakhir dengan kemenangan telak Belanda 4-0. Setelah itu, dua pertandingan berikutnya berakhir imbang, yakni 2-2 pada 1994 dan 1-1 pada 2009.
Meski demikian, seluruh laga tersebut hanya berstatus pertandingan persahabatan. Artinya, duel di Piala Dunia 2026 ini menjadi pertemuan kompetitif pertama antara kedua negara.
Secara taktik, Tunisia kemungkinan akan bermain lebih defensif. Mereka diperkirakan menggunakan formasi 4-3-3 atau 3-4-2-1 dengan fokus memperkuat area pertahanan.
Nama Hannibal Mejbri menjadi pemain yang paling diandalkan untuk membangun serangan. Gelandang muda berbakat itu memiliki kreativitas dan energi yang bisa menjadi ancaman bagi Belanda. Selain itu, Elias Saad juga diharapkan mampu memberikan kejutan melalui kecepatan dan kemampuan dribelnya.
Namun tantangan terbesar Tunisia ada di lini belakang. Kiper Aymen Dahmen kemungkinan akan bekerja ekstra keras menghadapi derasnya gelombang serangan Belanda.
Sementara itu, Belanda diprediksi tetap memakai formasi andalan 4-3-3. Ronald Koeman mungkin melakukan beberapa rotasi, tetapi kualitas skuad mereka tetap sangat kompetitif.
Virgil van Dijk akan menjadi pemimpin di jantung pertahanan. Di lini tengah, Frenkie de Jong berperan sebagai motor permainan yang mengatur ritme sekaligus mendistribusikan bola ke berbagai sektor.
Di lini depan, Cody Gakpo menjadi sosok yang patut mendapat perhatian khusus. Penyerang serbabisa tersebut tampil konsisten dan sering menjadi pembeda dalam pertandingan besar. Dukungan dari Brian Brobbey dan Donyell Malen membuat serangan Belanda semakin berbahaya.
Secara statistik, Belanda unggul hampir di semua aspek. Mereka lebih dominan dalam penguasaan bola, jumlah peluang, hingga efektivitas serangan. Tidak mengherankan jika banyak pengamat menjagokan De Oranje meraih kemenangan nyaman.
Tunisia mungkin bisa memberikan perlawanan pada awal pertandingan. Namun jika terus ditekan selama 90 menit, mereka berisiko kembali kebobolan banyak gol seperti pada dua laga sebelumnya.
Prediksi yang paling realistis adalah kemenangan Belanda dengan selisih dua atau tiga gol. Skor 3-0 menjadi hasil yang paling sering diprediksi berbagai analis menjelang pertandingan ini.
Laga di Kansas City nanti akan menjadi kesempatan bagi Belanda untuk menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat di Piala Dunia 2026. Sementara bagi Tunisia, pertandingan ini menjadi panggung terakhir untuk menunjukkan semangat juang dan menutup turnamen dengan kepala tegak.
Jika tidak ada kejutan besar Belanda diprediksi akan mendominasi jalannya pertandingan vs Tunisia dan membawa pulang tiga poin penting untuk mengamankan posisi puncak Grup F. (*)
Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









