Skor Prancis vs Senegal Babak Pertama, Duel Klasik Grup I Berlangsung Panas
Intrend.id – Laga Prancis vs Senegal babak pertama pada matchday pertama Grup I Piala Dunia 2026 menghadirkan pertandingan yang penuh intensitas. Bertanding di MetLife Stadium, East Rutherford, New Jersey, Rabu 17 Juni 2026 dini hari WIB, kedua tim menyajikan duel yang mengingatkan banyak penggemar pada pertemuan bersejarah mereka di Piala Dunia 2002.
Meski skor babak pertama Prancis vs Senegal masih imbang, laga memberikan beberapa latar belakang. Prancis datang sebagai favorit kuat untuk memenangkan pertandingan. Les Bleus diperkuat deretan bintang kelas dunia seperti Kylian Mbappe, Ousmane Dembele, Michael Olise, hingga talenta muda Désiré Doué.
Sementara itu, Senegal mengandalkan pengalaman dan kecepatan para pemainnya. Nama-nama seperti Sadio Mane, Nicolas Jackson, Ismaila Sarr, serta kapten Kalidou Koulibaly menjadi tumpuan harapan Singa Teranga.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan langsung berjalan terbuka. Senegal menunjukkan bahwa mereka tidak datang hanya untuk bertahan. Mereka beberapa kali mengancam melalui serangan balik cepat yang memanfaatkan kecepatan lini depan.
Peluang terbaik Senegal di babak pertama datang melalui Nicolas Jackson. Striker tersebut hampir membawa timnya unggul setelah melepaskan tembakan keras yang hanya membentur tiang gawang Prancis.
Momen itu sempat membuat pendukung Prancis terdiam. Senegal terlihat sangat berbahaya ketika mendapatkan ruang untuk melakukan transisi cepat.
Meski demikian, Prancis tetap mendominasi penguasaan bola. Duet Aurélien Tchouaméni dan Adrien Rabiot mengendalikan tempo permainan di lini tengah.
Michael Olise dan Ousmane Dembele juga aktif membuka ruang dari kedua sisi lapangan. Namun rapatnya pertahanan Senegal membuat peluang-peluang Prancis sulit dikonversi menjadi gol.
Kalidou Koulibaly tampil sebagai pemimpin yang tenang di lini belakang. Bek veteran tersebut beberapa kali berhasil mematahkan serangan yang dibangun Mbappe dan kawan-kawan.
Babak pertama berakhir tanpa gol. Skor 0-0 menjadi gambaran betapa ketatnya duel antara dua tim yang sama-sama tampil disiplin.
Dominasi penguasaan bola yang mencapai sekitar 54 persen mulai menghasilkan lebih banyak peluang berbahaya. Statistik expected goals atau xG juga menunjukkan keunggulan Prancis dibanding Senegal.
Serangan demi serangan terus mengalir ke area pertahanan Singa Teranga. Kedalaman skuad dan kualitas individu pemain Prancis perlahan mulai membuat perbedaan.
Di sisi lain, Senegal tetap bertahan dengan organisasi permainan yang sangat baik. Mereka mengandalkan blok pertahanan rendah hingga menengah sambil menunggu kesempatan menyerang balik.
Kecepatan Ismaila Sarr dan pengalaman Sadio Mane tetap menjadi ancaman setiap kali Senegal berhasil merebut bola.
Secara taktik, pertandingan ini memperlihatkan dua pendekatan yang berbeda. Prancis bermain dengan gaya menyerang berbasis penguasaan bola dalam formasi 4-2-3-1.
Sementara Senegal lebih mengandalkan kekuatan fisik, disiplin bertahan, serta efektivitas serangan balik. Strategi tersebut beberapa kali berhasil membuat Prancis kesulitan menembus area kotak penalti.
Laga ini disebut-sebut sebagai versi modern dari “African El Clasico”. Selain mempertemukan dua kekuatan besar dari benua berbeda, pertandingan ini membawa kenangan kemenangan bersejarah Senegal atas Prancis pada Piala Dunia 2002.
Meski kini kualitas skuad Prancis berada di atas lawannya, Senegal kembali membuktikan bahwa mereka tetap menjadi salah satu tim Afrika paling kompetitif di dunia.
Hasil babak pertama Prancis vs Senegal dengan skor 0-0 akan sangat berpengaruh terhadap persaingan Grup I yang juga dihuni Irak dan Norwegia. Dengan ketatnya persaingan, setiap poin akan menjadi sangat berharga dalam perebutan tiket ke babak berikutnya. (*)









