Hiburan

Slay the Spire 2 Viral! Reviews Game Deckbuilder Ini Lagi Hit

Intrend.id – Slay the Spire 2 reviews lagi jadi topik panas banget di kalangan gamer. Ini buat kamu yang doyan game strategi santai tapi nagih.

Game Slay the Spire 2 resmi rilis dalam status Early Access di Steam sejak 5 Maret 2026, dan langsung meledak dalam waktu singkat.

Gak main-main, sekuel dari game deckbuilder legendaris ini sukses tembus lebih dari 3 juta kopi penjualan hanya dalam beberapa minggu pertama. Angka player-nya juga gila, sempat menyentuh lebih dari 574 ribu pemain online barengan. Sampai sekarang pun, jumlah pemain aktifnya masih ratusan ribu.

Di Steam sendiri, rating-nya masih aman di level “Overwhelmingly Positive” alias sekitar 95 persen review positif dari puluhan ribu gamer. Jadi walaupun sempat ada drama, game ini tetap jadi favorit banyak orang.

Harga game ini dibanderol sekitar 24,99 dolar AS selama Early Access. Tapi developer-nya, Mega Crit, sudah kasih kode kalau harga bakal naik saat versi full rilis nanti. Jadi buat yang mau masuk lebih awal, ini bisa jadi timing yang pas.

Secara gameplay, Slay the Spire 2 masih mempertahankan formula roguelike deckbuilder yang bikin seri pertamanya sukses besar. Tapi jelas, ada banyak upgrade yang bikin pengalaman main jadi lebih fresh.

Yang paling menarik, sekarang ada mode co-op sampai 4 pemain. Ini jadi fitur baru yang bikin game terasa lebih seru karena bisa main bareng teman. Apalagi ada kartu dan strategi khusus yang bisa dikombinasikan antar pemain.

Dari sisi karakter, selain wajah lama seperti The Ironclad, The Silent, dan The Defect, hadir juga karakter baru seperti The Necrobinder dan The Regent. Masing-masing punya gaya bermain unik, jadi gak bakal cepat bosan.

Fitur lainnya yang bikin beda adalah sistem “Enchantments” yang memungkinkan kartu di-upgrade secara dinamis selama permainan. Ditambah lagi ada “Quest cards” yang bikin run jadi lebih variatif.

Sistem boss relic juga dirombak total. Sekarang diganti dengan “The Ancients”, yaitu delapan entitas yang bisa dipilih di akhir setiap Act. Ini bikin strategi makin luas dan gak monoton.

Dari sisi teknis, game ini juga dibangun ulang menggunakan Godot Engine. Hasilnya, performa jadi lebih smooth dan support modding ke depannya bakal lebih fleksibel. Bahkan banyak pemain bilang game ini jalan mulus banget di Steam Deck, cocok buat gaming santai di mana saja.

Tapi di balik kesuksesan ini, sempat muncul drama kecil. Salah satu update balance terbaru bikin sebagian pemain gak puas karena adanya nerf kartu tertentu. Dampaknya, sempat terjadi review bombing dengan ribuan review negatif dalam sehari.

Meski begitu, popularitas Slay the Spire 2 tetap gak goyah. Developer juga aktif banget ngasih update, mulai dari balancing, bug fix, sampai rencana penambahan konten baru seperti Act tambahan, kartu baru, dan event unik.

Slay the Spire 2 jelas jadi salah satu game wajib coba di 2026 buat kamu yang suka game roguelike atau deckbuilder. Entah kamu pemain lama atau baru, Slay the Spire 2 lagi ada di puncak hype-nya. Jadi, kamu sudah coba atau masih nunggu versi full rilis? (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status