INTREND.ID Menjangkau wawasan baru

Jembatan Gantung Ambruk di Probolinggo Jatim Akibatkan Siswa Terluka

INTREND.ID – Jembatan gantung ambruk di Probolinggo Jawa Timur, Jumat 9 September 2022 pagi.

Jembatan gantung ambruk di Probolinggo tersebut merupakan jembatan penghubung antara Desa Kapasan, Kecamatan Pajarakan dan Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan.

Kejadian jembatan gantung ambruk di Probolinggo itu terjadi saat puluhan pelajar dari kalangan SD dan SMP mengikuti program jalan sehat.

Program jalan sehat itu berlangsung dalam rangka memperingati HAORNAS 2022. Puluhan siswa melintas dan jembatan lalu ambruk.

Video jembatan gantung ambruk di Probolinggo pun viral di media sosial.

Tampak dalam video jembatan gantung ambruk di Probolinggo itu para korban yang terdiri dari siswa/siswi dan guru terjatuh dari ketinggian sekitar 7 meter.

Jembatan ambruk itu tak kuat menahan beban ratusan siswa yang melintasi jembatan gantung sehingga puluhan siswa terjatuh ke sungai.

Puluhan siswa yang terjatuh berasal dari SMPN 1 Pajarakan Probolinggo.

Sebanyak 25 orang di antara siswa tersebut mengalami luka-luka.

INTREND lainnya

Mereka langsung dilarikan ke puskesmas setempat dan RSUD Waluyo Jati, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jatim.

Dalam keterangan Asisten Bupati Probolinggo, Hasyim Asy’ari, Pemkab Probolinggo mencatat ada 36 siswa yang langsung dilarikan ke Puskesmas Pajarakan.

Korban 12 siswa dirujuk ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan. Selain siswa, juga terdapat 9 guru pembimbing yang menjadi korban.

“Saat ini, infonya sudah ada 42 yang dipulangkan. Jika ada informasi ada yang meninggal, kami pastikan itu hoaks,” kata Asisten II Setda Kabupaten Probolinggo, Hasyim Asy’ari.

Menurut Hasyim Asy’ari, Pemkab Probolinggo akan menanggung semua biaya pengobatan korban.

Peristiwa jembatan gantung ambruk di Probolinggo merupakan bencana yang tidak diduga. Jembatan gantung ambruk di Probolinggo itu diperkirakan memiliki panjang 50 meter.

Kpolres Kraksaan, Kompol Sujianto menyatakan tak ada korban luka berat akibat peristiwa itu.

“Alhamdulillah tidak ada yang luka berat,” kata Kompol Sujianto. ***

Baca Artikel lainnya di Google News.

INTREND lainnya

Tinggalkan komentar