Tukang Cukur Rancabungur Bogor Viral usai Ditegur soal Bendera, “Kata Siapa Sudah Merdeka?”
Intrend.id – Video seorang tukang cukur di Rancabungur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendadak viral menjelang HUT ke-81 Republik Indonesia.
Video viral yang beredar menunjukkan tukang cukur sedang bekerja dan menerima teguran dari seorang karena belum memasang Bendera Merah Putih di depan tempat usahanya.
Situasi kemudian memanas setelah tukang cukur bernama Nurhidayat alias Abuy melontarkan pertanyaan yang langsung menyita perhatian.
“Kata siapa sudah merdeka?” ucap Abuy dalam rekaman yang beredar sejak 12 Agustus 2026. Pria yang menegur lalu mencecar tukang cukur dengan kata-kata bernuansa intimidatif. “Abang disuruh pasang bendera ama Ibu Camat, itu Ibu Camat lho. Alasannya apa dulu?” “Emang kata situ belum merdeka?” tanyanya lagi.
Video itu kemudian menyebar luas. Warganet ikut membahas cara teguran tersebut disampaikan.
Tukang Cukur Bogor Belum Pasang Bendera
Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Bantarkambing, Kecamatan Rancabungur.
Saat itu, pihak kecamatan tengah melakukan kegiatan bersih-bersih jalan sekaligus menyosialisasikan imbauan pemasangan Bendera Merah Putih menjelang 17 Agustus.
Abuy sedang bekerja melayani pelanggan ketika didatangi rombongan.
Ia disebut belum memasang bendera karena tidak memiliki bendera Merah Putih.
Dalam percakapan yang direkam, Abuy kemudian menyampaikan pandangannya mengenai kemerdekaan.
Ucapannya dianggap kontroversial karena terdengar seperti mempertanyakan apakah Indonesia sudah benar-benar merdeka.
Rekaman tersebut kemudian viral dan memunculkan berbagai respons.
Pemasangan Bendera Bersifat Imbauan
Kabar mengenai tukang cukur yang diduga dipaksa memasang bendera ikut mendapat perhatian pemerintah daerah.
Bakesbangpol Kabupaten Bogor menegaskan bahwa imbauan pemasangan bendera sepanjang Agustus bersifat persuasif.
Artinya, imbauan tersebut bukan bentuk pemaksaan.
Pemerintah daerah juga bisa membantu warga yang tidak memiliki atau tidak mampu membeli bendera.
Hal ini menjadi bagian penting dalam memahami polemik yang berkembang di media sosial.
Abuy Minta Maaf
Setelah videonya viral, Abuy membuat video klarifikasi.
Dalam video tersebut, ia terlihat memegang Bendera Merah Putih dan menyampaikan permintaan maaf.
Abuy mengakui ucapannya mengenai Indonesia belum merdeka merupakan kesalahan. Ia kemudian menegaskan bahwa Indonesia telah merdeka.
Belakangan, Abuy juga bertemu dengan Camat Rancabungur Dita Aprillia.
Dalam keterangannya, Abuy menyebut tidak ada intimidasi dari pihak kecamatan maupun Satpol PP.
Ia juga kemudian memasang Bendera Merah Putih di depan tempat usahanya atas inisiatif sendiri.
Camat Rancabungur Bantah Ada Intimidasi
Camat Rancabungur Dita Aprillia turut memberikan klarifikasi.
Ia mengatakan tidak pernah menginstruksikan tindakan intimidasi atau penggunaan kata-kata kasar terhadap Abuy.
“Saya sebagai Camat Rancabungur tidak pernah menginstruksikan intimidasi atau kata-kata kasar kepada Kang Abuy,” kata Dita dalam video klarifikasi, Kamis, 13 Agustus 2026.
Menurut Dita, kegiatan pemasangan bendera dilakukan dengan cara mendatangi warga secara langsung selama bulan Agustus.
Ia juga menjelaskan bahwa pria yang terlihat emosional dalam video bukan pegawai Kecamatan Rancabungur. Pria tersebut disebut merupakan mitra publikasi.
Bupati Bogor Ikut Bersuara
Bupati Bogor Rudy Susmanto juga merespons viralnya video tersebut.
Ia mengajak masyarakat tidak memperbesar persoalan dan tetap menjaga suasana kondusif.
“Kalau tak bisa berbuat baik minimal tidak membuat gaduh,” kata Rudy.
Kasus ini akhirnya berkembang menjadi pelajaran tentang komunikasi.
Memasang Bendera Merah Putih memang menjadi bagian dari semangat menyambut HUT RI. Namun, cara menyampaikan imbauan juga menjadi perhatian publik.
Di sisi lain, Abuy sudah menyampaikan permintaan maaf atas ucapannya.
Polemik tukang cukur Bogor dan bendera Merah Putih yang viral tersebut berujung pada klarifikasi dari kedua pihak. Awalnya cuma soal bendera yang belum terpasang. Berakhir dengan video viral, permintaan maaf, dan klarifikasi pemerintah daerah. (*)
Suka dengan artikel kami? Ikuti tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









