Viral Video 2 Mahasiswa Pria Ciuman di PNJ, Diarak dan Disidang Malam Hari
Intrend.id – Viral di media sosial video dua pria berciuman di selasar perpustakaan kampus Politeknik Negeri Jakarta (PNJ). Video ini bikin heboh publik dalam 2 hari terakhir, 2-3 Juni 2026.
Kejadian video viral 2 pria bersikap asusila di ruang publik PNJ ini disebut terjadi Selasa siang, 2 Juni 2026, sekitar pukul 14.00 WIB. Lokasinya di koridor perpustakaan PNJ. Tempat yang biasanya dipakai belajar santai, mendadak jadi sentrum atensi publik.
Video itu direkam mahasiswa lain melalui kaca. Lalu langsung menyebar cepat di Instagram, TikTok, sampai X. Dalam hitungan jam, kontennya viral. Banyak yang kaget. Banyak juga yang debat di kolom komentar.
Dari informasi yang beredar, salah satu pria berinisial AZ. Dia mahasiswa aktif PNJ, Program Studi Administrasi Niaga angkatan 2025. Sementara satu orang lainnya disebut bukan mahasiswa PNJ.
Setelah kejadian, situasi sempat panas. Keduanya dilabrak mahasiswa lain di lokasi. Bahkan sempat diarak massa. Malam harinya, pihak kampus langsung bergerak. Digelar sidang internal. Yang hadir bukan cuma pihak kampus, tapi juga perwakilan mahasiswa.
Humas PNJ, Dhika, angkat bicara. Ia membenarkan kejadian tersebut. Kampus, kata dia, tidak tinggal diam. Proses pemeriksaan langsung berjalan.
“Dari pimpinan PNJ sudah menetapkan tindakan tegas dan paling maksimal diberhentikan sesuai peraturan pendidikan dan kode etik mahasiswa PNJ untuk yang bersangkutan,” ujar Dhika, dikutip dari Kumparan, Selasa 2 Juni 2026.
Artinya jelas. Jika terbukti melanggar aturan, konsekuensinya berat. Bisa dikeluarkan dari kampus.
Fakta lain ikut terungkap. Dalam pengakuan, keduanya saling kenal dari media sosial. Tepatnya dari Twitter, sekitar 1,5 bulan lalu. Mereka juga mengakui aksi ciuman itu memang terjadi di area perpustakaan. “Iya, kami kenalan di Twitter sekitar 1,5 bulan lalu,” kata salah satunya dalam sebuah video yang beredar.
Kasus ini langsung memicu reaksi luas. Bukan cuma di kampus, tapi juga di dunia maya. Banyak yang menyoroti soal etika di lingkungan akademik. Ada juga yang mempertanyakan cara penanganannya.
Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) PNJ ikut bersuara. Mereka mendorong proses yang transparan. Juga menekankan pentingnya keadilan dalam penanganan kasus.
“BEM PNJ mengajak seluruh mahasiswa untuk mengawal proses penanganan kasus ini serta menuntut transparansi dari pihak institusi demi terciptanya preseden penegakan aturan yang tegas dan adil,” ungkap BEM PNJ tegas dalam keterangan tertulis, 2 Juni 2026.
Di sisi lain, suasana emosional juga terjadi. Orang tua salah satu mahasiswa datang ke kampus. Ia menyampaikan permintaan maaf secara langsung. Bahkan sempat sujud di hadapan massa.
“Saya mohon maaf sama institusi ini. Saya mohon maaf sama teman-teman semua,” ucapnya.
Pihak kampus sendiri mengingatkan seluruh sivitas akademika. Etika dan norma harus dijaga. Baik di dalam maupun luar kampus.
Sampai sekarang, hasil akhir pemeriksaan belum diumumkan. Semua masih menunggu keputusan resmi dari pihak PNJ.
Kasus video viral 2 pria bersikap asusila di ruang publik kampus PNJ ini jadi pengingat keras. Dunia kampus bukan cuma soal akademik. Tapi juga soal sikap, etika, dan tanggung jawab. Terutama di era digital, di mana satu video bisa langsung viral dalam hitungan detik. (*)









