Yordania vs Aljazair: Duel Penentuan Nasib ke Babak Lanjutan Piala Dunia 2026
Intrend.id – Pertandingan penentuan nasib bakal tersaji di Grup J Piala Dunia 2026 saat Yordania vs Aljazair berlangsung di Levi’s Stadium, Santa Clara, California, Amerika Serikat. Laga ini berlangsung pada Senin 22 Juni 2026 waktu setempat atau Selasa 23 Juni 2026 pukul 10.00 WIB.
Pertandingan Yordania vs Aljazair Matchday kedua (MD 2) Piala Dunia 2026 ini bisa dibilang sebagai laga hidup mati bagi kedua tim. Pasalnya, Yordania maupun Aljazair sama-sama gagal meraih poin pada pertandingan pertama. Siapa pun yang kalah berpotensi besar tersingkir dari persaingan menuju babak gugur.
Saat ini Argentina memimpin klasemen Grup J dengan tiga poin setelah mengalahkan Aljazair 3-0. Austria berada di posisi kedua usai menang 3-1 atas Yordania. Sementara Yordania dan Aljazair masih terdampar di dua posisi terbawah dengan nol poin.
Karena itu, kemenangan menjadi target mutlak bagi kedua tim. Hasil imbang hanya akan membuat peluang lolos semakin berat menjelang pertandingan terakhir fase grup.
Kubu Yordania memiliki Mousa Al-Tamari. Kapten tim yang dijuluki “Messi dari Yordania” itu menjadi pemain paling berbahaya berkat kecepatan, kemampuan menggiring bola, dan kreativitasnya dalam membangun serangan.
Selain Al-Tamari, Yordania juga memiliki Ali Olwan yang sukses mencetak gol pertama negaranya di ajang Piala Dunia. Kehadirannya di lini depan diharapkan mampu memberikan ancaman nyata bagi pertahanan Aljazair.
Di lini belakang, Yazan Al-Arab dan Ehsan Haddad akan memegang peran penting untuk menjaga organisasi pertahanan sekaligus meredam tekanan lawan.
Sementara itu, Aljazair datang dengan tekad bangkit setelah kalah telak dari Argentina pada laga pembuka. Tim asuhan Vladimir Petkovic masih memiliki banyak pemain berkualitas yang mampu mengubah jalannya pertandingan.
Nama terbesar tentu Riyad Mahrez. Meski sudah berusia 35 tahun, sang kapten tetap menjadi pemain yang mampu menciptakan momen-momen penting melalui umpan akurat, dribel, maupun tendangan jarak jauh.
Selain Mahrez, Aljazair juga mengandalkan Mohamed Amoura yang tampil tajam sepanjang babak kualifikasi zona Afrika. Kecepatan dan insting golnya bisa menjadi senjata utama untuk membongkar pertahanan Yordania.
Pemain muda seperti Ibrahim Maza dan Fares Chaibi juga diprediksi menjadi motor serangan yang memberikan variasi permainan bagi Aljazair.
Secara taktik, Yordania kemungkinan tetap mengandalkan formasi 3-4-2-1 yang fokus pada pertahanan rapat dan serangan balik cepat. Strategi ini sempat merepotkan Austria pada beberapa momen di pertandingan pertama.
Sementara Aljazair diprediksi tampil lebih dominan dengan skema 4-3-3. Mereka akan berusaha mengontrol penguasaan bola, mendikte tempo permainan, dan memanfaatkan kualitas individu yang lebih baik di lini depan.
Jika melihat statistik dan kualitas skuad, Aljazair memang sedikit lebih unggul. Tim berjuluk Les Fennecs memiliki pengalaman internasional yang lebih banyak serta kedalaman pemain yang lebih baik dibandingkan Yordania.
Meski demikian, Yordania menunjukkan semangat juang tinggi sepanjang babak kualifikasi hingga putaran final. Sebagai debutan Piala Dunia, mereka tentu tidak ingin pulang tanpa memberikan perlawanan maksimal.
Rekor pertemuan kedua tim juga cukup menarik. Dalam tiga pertemuan sebelumnya, Aljazair mencatat satu kemenangan, Yordania satu kemenangan, dan satu laga berakhir imbang. Namun keduanya belum pernah bertemu di ajang Piala Dunia.
Aljazair diperkirakan akan lebih dominan sepanjang pertandingan. Penguasaan bola, kreativitas lini tengah, serta kualitas pemain depan menjadi keunggulan utama yang dimiliki wakil Afrika tersebut.
Prediksi skor mengarah pada kemenangan Aljazair 2-0 atau 2-1. Mahrez dan Amoura diperkirakan menjadi pemain yang paling berpotensi menentukan hasil akhir pertandingan.
Apa pun hasil Yordania vs Aljazair, duel di Levi’s Stadium ini dipastikan berlangsung panas. Sebab, kemenangan akan menjaga harapan lolos ke babak 16 besar, sementara kekalahan hampir pasti mengakhiri mimpi melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. (*)
Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









