Hasil Piala Dunia 2026: Norwegia Cetak Sejarah Lolos Fase Gugur Usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
Intrend.id – Tim Nasional Sepak Bola (Timnas) Norwegia sukses mencetak sejarah di Piala Dunia 2026. Mereka menyingkirkan Pantai Gading dengan skor tipis 2-1 pada babak 32 besar yang berlangsung di AT&T Stadium, Arlington, Texas, Rabu 1 Juli 2026 dini hari WIB.
Kemenangan dari laga Norwegia vs Pantai Gading ini terasa sangat spesial. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Norwegia meraih kemenangan di fase gugur Piala Dunia. Hasil tersebut sekaligus mengantarkan pasukan Ståle Solbakken melaju ke babak 16 besar, di mana mereka sudah ditunggu raksasa Amerika Selatan, Brasil.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit pertama. Pantai Gading tampil percaya diri dengan permainan menyerang. Namun, Norwegia kembali menunjukkan bahwa efektivitas jauh lebih penting dibanding sekadar menguasai bola.
Antonio Nusa Cetak Gol Norwegia
Babak pertama berjalan cukup berimbang. Pantai Gading lebih sering menguasai permainan dan berusaha membangun serangan dari lini tengah.
Franck Kessié dan Ibrahim Sangaré tampil dominan dalam duel perebutan bola. Nicolas Pepe serta Amad Diallo juga beberapa kali merepotkan pertahanan lawan melalui sisi sayap.
Meski begitu, justru Norwegia yang berhasil mencuri gol lebih dulu.
Pada menit ke-39, Antonio Nusa sukses memanfaatkan serangan balik cepat. Gelandang kreatif Martin Ødegaard mengirim umpan matang yang langsung diselesaikan Nusa dengan tenang untuk membawa Norwegia unggul 1-0.
Gol tersebut membuat Norwegia menutup babak pertama dengan keunggulan tipis.
Pantai Gading Bangkit Lewat Aksi Brilian Amad Diallo
Memasuki babak kedua, Pantai Gading langsung meningkatkan intensitas serangan.
Tekanan demi tekanan terus dilancarkan ke pertahanan Norwegia. Mereka mendapatkan banyak peluang, termasuk melalui situasi bola mati yang terus mengancam.
Usaha keras akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74.
Amad Diallo memperlihatkan kualitas individunya lewat aksi solo yang memukau. Ia menusuk dari tengah kotak penalti sebelum melepaskan tembakan kaki kiri yang gagal dihentikan kiper Ørjan Nyland.
Assist dari Nicolas Pepe menjadi awal terciptanya gol spektakuler tersebut.
Skor berubah menjadi 1-1 dan pertandingan semakin terbuka.
Erling Haaland Jadi Penentu Kemenangan
Saat laga diprediksi bakal berlanjut ke babak tambahan waktu, Erling Haaland muncul sebagai pembeda.
Pada menit ke-86, striker tajam tersebut kembali menunjukkan insting mencetak gol di depan gawang.
Memanfaatkan celah di lini belakang Pantai Gading yang mulai terbuka akibat terlalu fokus menyerang, Haaland sukses mencetak gol kemenangan.
Gol tersebut menjadi gol kelima Haaland sepanjang Piala Dunia 2026 sekaligus memastikan kemenangan 2-1 untuk Norwegia.
Selepas peluit panjang berbunyi, para pemain Norwegia langsung merayakan kemenangan bersejarah mereka bersama para pendukung.
Statistik Norwegia vs Pantai Gading
Walaupun kalah, Pantai Gading sebenarnya tampil cukup dominan dalam beberapa aspek statistik.
Mereka melepaskan sekitar 14 tembakan, sedangkan Norwegia hanya sembilan kali.
Dalam penguasaan bola, kedua tim relatif seimbang dengan kisaran 47 hingga 52 persen.
Pantai Gading juga unggul jauh dalam jumlah sepak pojok dengan 14 kesempatan berbanding tiga milik Norwegia.
Namun, efektivitas menjadi pembeda utama.
Norwegia mampu mengubah peluang-peluang terbaik menjadi gol. Nilai Expected Goals (xG) mereka bahkan diperkirakan mencapai 1,9, lebih tinggi dibanding Pantai Gading yang berada di angka sekitar 1,5.
Laga juga berlangsung cukup bersih. Pantai Gading tidak menerima kartu kuning, sedangkan Norwegia hanya mengoleksi satu kartu kuning sepanjang pertandingan.
Taktik Norwegia Berjalan Sempurna
Pelatih Ståle Solbakken menerapkan pendekatan yang sangat disiplin.
Norwegia lebih banyak menunggu di area sendiri sebelum melancarkan serangan balik cepat.
Martin Ødegaard menjadi motor permainan yang mengatur ritme sekaligus membuka ruang lewat umpan-umpan akurat.
Kecepatan Antonio Nusa di sisi sayap membuat transisi Norwegia sangat berbahaya.
Sementara itu, Haaland menjadi target utama di lini depan dengan pergerakan tanpa bola yang terus merepotkan bek lawan.
Selain itu, keunggulan postur tubuh pemain-pemain Norwegia membuat mereka sangat berbahaya saat situasi bola mati.
Meski sempat mendapat tekanan besar, lini belakang Norwegia mampu tetap tenang hingga akhirnya mengunci kemenangan.
Pantai Gading Tampil Impresif Meski Tersingkir
Di sisi lain, Pantai Gading sebenarnya memperlihatkan performa yang tidak kalah impresif.
Permainan mereka lebih dominan dengan pressing tinggi dan penguasaan bola yang baik.
Franck Kessié serta Ibrahim Sangaré mampu mengendalikan lini tengah. Nicolas Pepe terus menghadirkan kreativitas dari sektor sayap.
Amad Diallo menjadi pemain terbaik timnya berkat gol indah yang sempat menghidupkan harapan.
Sayangnya, keberanian Pantai Gading untuk terus menyerang setelah skor imbang justru meninggalkan banyak ruang kosong di lini belakang.
Celah itulah yang akhirnya dimanfaatkan Haaland untuk mencetak gol kemenangan.
Kurangnya penyelesaian akhir yang efektif juga menjadi penyebab utama mereka gagal memaksimalkan banyak peluang yang tercipta.
Norwegia Siap Tantang Brasil
Kemenangan ini menegaskan bahwa Norwegia bukan lagi tim pelengkap di Piala Dunia 2026.
Perpaduan antara kreativitas Ødegaard, kecepatan Nusa, ketangguhan lini belakang, serta ketajaman Haaland membuat mereka layak diperhitungkan sebagai kuda hitam.
Kini tantangan jauh lebih besar sudah menanti.
Norwegia akan menghadapi Brasil di babak 16 besar dalam laga yang diprediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase gugur.
Sementara itu, Pantai Gading harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal. Meski tersingkir, penampilan mereka sepanjang turnamen tetap meninggalkan kesan positif dan menjadi modal berharga untuk menghadapi kompetisi internasional berikutnya.
Demikian hasil pertandingan Piala Dunia 2026 Babak 32 Besar Norwegia vs Pantai Gading dengan skor akhir 2-1. (*)
Suka dengan artikel kami? Jangan sampai ketinggalan tren terbaru!
Tambahkan Intrend.id sebagai sumber pilihan









