Trend in Siber

Rocky Gerung Soroti Penangkapan Pimpinan BGN, Singgung Korupsi hingga Masa Depan Prabowo

Intrend.id – Akademisi Rocky Gerung menyoroti penangkapan petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Kejaksaan dalam dugaan korupsi program makan bergizi gratis (MBG) yang belakangan menjadi perhatian publik. Dalam perbincangannya bersama jurnalis Hersubeno Arief di kanal YouTube Hersubeno Point pada 4 Juni 2026, Rocky mengaitkan kasus tersebut dengan kondisi politik global, ekonomi nasional, hingga masa depan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut Rocky, dunia saat ini sedang berada dalam fase ketidakpastian. Konflik geopolitik yang melibatkan negara-negara besar disebut bisa berdampak langsung pada Indonesia. Salah satu yang menjadi sorotan adalah posisi strategis Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi energi dunia.

Ia mengingatkan bahwa gangguan di kawasan tersebut dapat memicu kenaikan harga minyak dan memperkuat tekanan terhadap nilai tukar rupiah. Dampaknya bukan hanya dirasakan pasar global, tetapi juga masyarakat Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.

Di tengah situasi itu, Rocky menilai pemerintah justru menghadapi persoalan serius di dalam negeri. Salah satunya terkait dugaan korupsi yang menyeret petinggi BGN dalam program MBG.

Menurutnya, kasus tersebut memperlihatkan masih kuatnya praktik yang bertentangan dengan semangat pemberantasan korupsi yang selama ini digaungkan Presiden Prabowo. Rocky bahkan menyinggung janji Presiden yang berulang kali menyatakan akan memburu koruptor hingga ke Antartika. Disambut Hersubeno, bukan ke Antartika tapi antar kita.

“Korupsi justru muncul di sekitar kekuasaan. Itu yang harus dibenahi terlebih dahulu,” kira-kira demikian pesan yang ingin disampaikan Rocky dalam diskusi tersebut.

Ia juga menyoroti kondisi ekonomi Indonesia yang dinilai sedang menghadapi tantangan. Mulai dari penilaian lembaga pemeringkat internasional, keluarnya sejumlah investor, hingga tekanan terhadap pasar keuangan nasional.

Bagi Rocky, ambisi Presiden Prabowo untuk meningkatkan posisi Indonesia dalam percaturan global tidak cukup hanya mengandalkan figur presiden. Menurutnya, seluruh jajaran kabinet harus mampu bekerja dengan visi dan kapasitas yang sama.

Karena itu, ia menyarankan adanya evaluasi besar di tubuh kabinet. Rocky menilai beberapa pembantu presiden belum mampu mengikuti ritme dan agenda internasional yang sedang dibangun oleh Prabowo.

Meski demikian, Rocky melihat ada perkembangan yang cukup positif dalam beberapa waktu terakhir. Ia menilai pemerintah mulai menunjukkan respons terhadap tekanan publik dan aspirasi masyarakat sipil.

“Ini kemenangan masyarakat sipil,” kata Rocky.

Ia mencontohkan beberapa kasus yang menjadi perhatian publik, termasuk perkara MBG. Menurut Rocky, langkah hukum terhadap petinggi MBG tidak bisa dilepaskan dari kuatnya desakan masyarakat yang terus mengawal isu tersebut.

Karena itu, ia menyebut penangkapan tersebut bukan hanya kemenangan aparat penegak hukum, tetapi juga kemenangan masyarakat sipil yang aktif mengawasi jalannya pemerintahan.

Rocky Gerung menilai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan masih bisa dijaga di tengah berbagai tantangan politik dan ekonomi yang sedang berlangsung selama suara publik tetap didengar dan proses hukum berjalan terbuka. “Ada hope,” kata Rocky. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status