Intrend.id – Warga Bogor lagi heboh dengan video viral dua pemuda yang bermain dengan ular belang hitam-putih jenis weling di kawasan persawahan lalu digigit. Bukannya menjauh karena takut, pemuda itu menjadikan ular tersebut sebagai mainan. Bahkan melilitkan ke tangan sambil merekam video. Tragisnya, aksi yang awalnya dianggap seru-seruan itu justru berakhir petaka.
Peristiwa pemuda digigit ular weling di Bogor Barat ini terjadi di Kampung Muara, kawasan persawahan Landbow, Kelurahan Pasir Jaya, Kota Bogor, pada Selasa malam 12 Mei 2026 sekitar pukul 19.00 hingga 23.00 WIB.
Dua pemuda jadi korban dalam kejadian tersebut. Korban meninggal diketahui bernama Umar Zaein Syifalah atau UZS (18), sementara temannya Hendra (21) masih menjalani perawatan intensif di ICU RS UMMI Bogor hingga Kamis 14 Mei 2026.
Kejadian ini langsung jadi sorotan publik setelah video korban memainkan ular weling beredar luas di media sosial. Banyak netizen syok karena ular yang terlihat “cantik” dengan corak belang hitam-putih itu ternyata merupakan ular weling atau Bungarus candidus, salah satu ular paling berbisa di Indonesia.
Bermula Nongkrong di Sawah
Menurut informasi yang beredar, malam itu UZS dan Hendra sedang nongkrong bersama beberapa temannya di area persawahan Landbow. Suasana awalnya santai seperti biasa anak muda nongkrong malam.
Namun situasi berubah ketika seekor ular melintas di sekitar mereka. Karena tidak mengetahui jenis ular tersebut, korban menganggapnya hanya ular biasa yang tidak berbahaya.
Padahal, ular weling dikenal memiliki racun neurotoksin yang sangat mematikan. Racunnya menyerang sistem saraf dan bisa menyebabkan kelumpuhan hingga gagal napas.
Saat ular itu melintas, UZS pertama kali terkena gigitan di bagian tangan. Bukannya menjauh atau segera mencari bantuan medis, korban bersama Hendra justru menangkap ular tersebut.
Parahnya lagi, ular itu dimainkan dan direkam menggunakan ponsel. Dalam video yang viral, ular belang tersebut bahkan sempat dililitkan ke tangan korban sambil dijadikan bahan konten.
Tak lama kemudian, Hendra juga ikut tergigit di bagian telapak tangan kiri.
Gejala Datang Belakangan
Karena mengira hanya gigitan ular biasa, kedua korban awalnya tidak langsung memberi tahu keluarga maupun pergi ke rumah sakit. Mereka baru panik setelah kondisi tubuh mulai melemah dan muncul gejala serius.
Gigitan ular weling memang terkenal berbahaya karena efek racunnya sering tidak langsung terasa. Banyak korban merasa baik-baik saja di awal, padahal racun sedang menyerang sistem saraf secara perlahan.
Setelah kondisi memburuk, korban akhirnya dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Kapolsek Bogor Barat AKP Didin Komarudin membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan satu korban meninggal dunia dan satu lainnya masih kritis.
“Betul, satu orang yang meninggal,” kata AKP Didin Komarudin melalui Detik, Rabu 13 Mei 2026.
Ia juga menjelaskan bahwa Hendra saat ini masih dirawat intensif di ruang ICU RS UMMI Bogor.
“Korban dibawa ke rumah dan langsung dilarikan ke rumah sakit UMMI Kota Bogor menggunakan ambulance. Korban atas nama Umarzein Syifalah (18) meninggal dunia dan sudah dimakamkan oleh keluarga tadi siang. (Korban) atas nama Hendra (21) kondisi kritis di ruang ICU RS UMMI, masih dalam penanganan medis,” katanya lagi.
Ular Weling Mematikan
Banyak orang masih sulit membedakan ular berbisa dan tidak berbisa. Padahal ular weling termasuk salah satu ular paling mematikan di Asia Tenggara.
Ular ini memiliki ciri khas belang hitam-putih dan sering ditemukan di area sawah, kebun, semak, hingga dekat permukiman warga. Di Jawa, termasuk Bogor, keberadaan ular weling cukup sering ditemukan terutama saat malam hari.
Racun neurotoksin pada ular weling menyerang saraf dan otot. Efeknya bisa berupa:
– tubuh lemas
– kelopak mata turun
– kesulitan bicara
– gangguan napas
– kelumpuhan
Yang bikin bahaya, gejala kadang baru muncul beberapa jam setelah gigitan. Itu sebabnya banyak korban telat mendapat penanganan medis.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Dinas Kesehatan Kota Bogor terkait stok SABU atau Serum Anti Bisa Ular di rumah sakit sekitar lokasi kejadian.
Pertolongan Pertama Kalau Digigit Ular
Kasus viral digigit ular weling di Bogor Barat ini jadi warning buat masyarakat agar tidak sembarangan menangani ular liar.
Kalau mengalami gigitan ular, menurut Alodokter, langkah pertama yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Panik justru bisa mempercepat penyebaran racun ke seluruh tubuh.
Korban juga disarankan meminimalkan gerakan pada area tubuh yang digigit (imobilisasi). Jika memungkinkan, gunakan bidai atau benda keras agar bagian tubuh tidak bergerak.
Selain itu:
– lepaskan cincin atau perhiasan
– bersihkan luka dengan air bersih
– segera pergi ke rumah sakit untuk mendapatkan serum antibisa ular
Yang paling penting, jangan pernah:
– menghisap racun
– menyayat luka
– mengikat terlalu kencang
– mengoles obat tradisional sembarangan
– memainkan atau menangkap ular
Kalau aman, cukup foto ular dari jauh untuk membantu identifikasi medis. Jangan coba menangkapnya.
Jadi Pelajaran
Tragedi ini bikin banyak netizen ikut prihatin. Banyak yang menyayangkan aksi korban yang justru memainkan ular berbisa demi konten dan hiburan.
Padahal, ular liar tetap berbahaya meski terlihat diam atau jinak. Apalagi ular weling yang dikenal aktif malam hari dan memiliki racun mematikan.
Kasus pemuda digigit ular weling di Bogor Barat ini sekaligus jadi pengingat penting buat masyarakat, khususnya anak muda, agar tidak menjadikan hewan liar sebagai bahan konten tanpa pengetahuan yang cukup. Semoga Hendra segera pulih dan kejadian serupa tidak terulang lagi. Stay safe buat warga Bogor, terutama yang sering beraktivitas malam di area sawah atau kebun. (*)




