Trend in Siber

China Eastern Airlines Tabrak Jet Bridge di Shanghai, Jadwal Penerbangan Asia Kacau

Intrend.id – Insiden China Eastern Airlines menyebabkan sejumlah penerbangan dilaporkan mengalami penundaan dan pembatalan yang bikin jadwal perjalanan penumpang berantakan di berbagai negara.

Menurut laporan Travel and Tour World, total ada 94 penerbangan dibatalkan dan 373 penerbangan mengalami delay dalam beberapa hari terakhir. Gangguan ini melibatkan sejumlah maskapai besar seperti Shanghai Airlines, China Eastern Airlines, Japan Air Commuter, Batik Air, hingga Sichuan Airlines.

Dari semua maskapai tersebut, China Eastern jadi yang paling terdampak dengan 20 pembatalan dan 216 penundaan penerbangan. Sementara Shanghai Airlines mencatat 20 pembatalan dan 21 delay, sedangkan Japan Air Commuter mengalami 20 pembatalan serta 12 keterlambatan.

Akibat situasi ini, banyak penumpang terlantar berjam-jam di bandara. Sebagian harus melakukan penjadwalan ulang tiket, antre panjang di customer service, bahkan gagal melanjutkan perjalanan internasional mereka.

Beberapa bandara besar yang ikut terdampak antara lain Bandara Internasional Pudong Shanghai, Bandara Internasional Ibu Kota Beijing, Bandara Internasional Soekarno-Hatta Indonesia, hingga Bandara Internasional Daxing.

Salah satu insiden yang paling menyita perhatian publik terjadi pada Sabtu, 2 Mei 2026 di Bandara Internasional Hongqiao Shanghai. Pesawat Airbus A350-900 milik China Eastern Airlines dengan nomor penerbangan MU5406 dilaporkan menabrak jet bridge saat proses taxi menuju gate setelah mendarat dari Chengdu.

Menurut laporan media pemerintah China, insiden terjadi sekitar pukul 11.46 waktu setempat. Pesawat yang sedang bergerak perlahan menuju area parkir diduga mengalami gangguan mekanis, kemungkinan pada sistem pengereman atau hidrolik.

Akibat gangguan tersebut, bagian sayap kiri pesawat menghantam jet bridge hingga menyebabkan kerusakan cukup serius pada struktur aerobridge dan badan pesawat.

Video kejadian itu langsung viral di media sosial China seperti Weibo dan Douyin. Dalam rekaman yang beredar, terlihat pesawat sempat berhenti mendadak setelah benturan terjadi.

Beruntung, seluruh penumpang dan kru dilaporkan selamat tanpa korban luka. Penumpang kemudian dievakuasi secara aman melalui sisi kanan pesawat yang tidak terdampak.

Civil Aviation Administration of China langsung membuka investigasi untuk menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut. Sementara pihak China Eastern sudah meminta maaf secara resmi kepada publik.

Pesawat Airbus A350-900 dengan registrasi B-324W itu kini harus grounded untuk pemeriksaan struktur dan perbaikan menyeluruh. Dampaknya, sejumlah jadwal penerbangan lanjutan milik China Eastern ikut terganggu, termasuk rute internasional ke Taipei yang akhirnya dibatalkan.

Dampak dari insiden China Eastern Airlines, meski tidak menimbulkan korban jiwa, menjadi pengingat bahwa risiko penerbangan tidak hanya terjadi di udara, tetapi juga saat proses taxi dan parkir di bandara super sibuk. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status