Trend in Siber

Daftar Mudik Gratis di Nusantara Kemenhub go id 2026 Dibuka 1 Maret

Intrend.id – Daftar program mudik gratis Kementertian Perhubungan (Kemenhub) bisa daftar di tautan nusantara.kemenhub.go.id mulai 1 Maret 2026.

Namun sebelum daftar mudik gratis kemenhub lewat nusantara.kemenhub.go.id 2026, simak kabar di bawah ini.

Menyambut Lebaran 2026 yang kian dekat dan terasa mendesak, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia atau Kemenhub RI resmi membuka pendaftaran mudik gratis 2026 bagi masyarakat perantauan, khususnya di Jakarta dan sekitarnya. Di saat harga tiket kadang bikin sesak, program ini jadi angin segar yang datang tepat dan nggak pakai banyak syarat ribet.

Pendaftaran mudik gratis Kemenhub 2026 dilakukan secara online melalui laman resmi nusantara.kemenhub.go.id. Informasi lengkap juga bisa diakses lewat call center yang tersedia di laman tersebut. Sistemnya digital, prosesnya praktis, kuotanya terbatas—siapa cepat dia dapat.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, menegaskan bahwa persiapan Angkutan Lebaran 2026 dilakukan secara komprehensif dan sistematis. Berdasarkan prediksi Kemenhub, Jawa Barat menjadi provinsi dengan potensi lonjakan pemudik tertinggi, mencapai 30,97 juta orang. Disusul DKI Jakarta sebanyak 19,93 juta orang dan Jawa Timur 17,12 juta orang. Angka yang fantastis, arus yang masif, mobilitas yang kompetitif.

“Hal inilah yang menjadi dasar kita bersama untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif,” ujar Dudy dalam keterangan resminya.

Untuk menunjang kelancaran mudik Lebaran 2026, Kemenhub menyiapkan total 31 ribu unit bus dan 629 kapal. Khusus program mudik gratis angkutan jalan, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat menyediakan 401 unit bus dengan kapasitas 15.834 penumpang, mencakup arus mudik dan arus balik.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka mulai 1 Maret 2026 dan akan ditutup ketika kuota terpenuhi. Artinya, jangan tunggu nanti kalau bisa daftar hari ini.

Program mudik gratis 2026 ini melayani 34 kota tujuan di 10 provinsi. Di antaranya Palembang, Lampung, Bengkulu, Padang, Medan, Aceh, Garut, Tasikmalaya, Cirebon, Kuningan, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, Purwokerto, Tegal, Pekalongan, Demak, Boyolali, Klaten, Pati, Blora, Cilacap, Wonosobo, Kebumen, Magelang, Wonosari, Jepara, Sragen, Madiun, Surabaya, Tuban, Malang, dan Tulungagung.

Sementara untuk arus balik, keberangkatan disiapkan dari 12 kota di delapan provinsi, termasuk Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, Aceh, Semarang, Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto. Jadi bukan cuma berangkat yang dipikirkan, pulang pun sudah direncanakan dengan matang dan berkesinambungan.

Menariknya lagi, Kemenhub juga menyediakan delapan unit truk untuk pengangkutan sepeda motor, dengan kapasitas 240 unit. Fasilitas ini diperuntukkan bagi pemudik yang ingin tetap membawa motor ke kampung halaman tanpa harus menempuh perjalanan jauh di jalan raya. Kota tujuan yang disertai layanan angkut motor antara lain Solo, Yogyakarta, Wonogiri, dan Purwokerto.

Keberangkatan arus mudik dibagi dalam tiga hari dan lima lokasi. Pada 16 Maret 2026, bus diberangkatkan dari Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Tanggal 17 Maret 2026 dari Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Pulogebang Jakarta. Sedangkan 18 Maret 2026 dari Terminal Kampung Rambutan Jakarta dan Terminal Poris Plawad Tangerang.

Untuk arus balik, keberangkatan dilakukan pada 25 Maret 2026 dari sejumlah terminal daerah seperti Purwokerto, Semarang, Yogyakarta, Solo, Wonogiri, Kuningan, Madiun, Surabaya, Palembang, Padang, Medan, hingga Aceh.

Kemenhub memastikan seluruh armada bus telah melalui inspeksi keselamatan atau rampcheck. Langkah ini dilakukan demi menjamin kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima. Harapannya jelas: pemudik sampai tujuan dengan selamat, perjalanan terasa nyaman, Lebaran jadi momen penuh senyuman.

Syarat pendaftaran mudik gratis Kemenhub 2026 juga perlu diperhatikan. Pendaftaran dilakukan secara online. Satu akun dapat mendaftarkan maksimal empat orang dan satu sepeda motor. Peserta wajib memiliki dokumen kependudukan sah seperti KTP, KK, atau SIM. Setiap peserta hanya bisa memilih satu kota tujuan.

Jika ingin mengikuti arus mudik dan balik sekaligus, pendaftaran arus balik dilakukan bersamaan saat mendaftar arus mudik. Setelah mendaftar, peserta wajib melakukan registrasi ulang maksimal H+3 di posko yang telah ditentukan. Jika melewati batas waktu, sistem otomatis menggugurkan pendaftaran.

Untuk sepeda motor, pendaftaran dilakukan bersamaan saat mendaftar sebagai penumpang. Kuota pengangkutan motor tersedia selama slot masih ada. Jadi jangan sampai lengah, karena kuota bisa hilang dalam sekejap mata.

Adapun lokasi posko registrasi ulang tersebar di enam titik, yakni Kantor Kementerian Perhubungan Jakarta, GOR Bulungan Blok M, Terminal Poris Plawad Tangerang, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, Terminal Jatijajar Depok, dan Terminal Kayuringin Bekasi. Proses validasi dibuka setiap hari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Program mudik gratis 2026 ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir, bukan sekadar janji tapi aksi yang pasti. Di tengah tantangan ekonomi yang masih fluktuatif, program ini menjadi solusi solutif agar masyarakat tetap bisa menyambung silaturahmi tanpa terbebani biaya tinggi.

Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk tidak mendaftar di lebih dari satu program mudik gratis agar tidak terjadi duplikasi data. Kuota yang tersedia diharapkan benar-benar dimanfaatkan oleh mereka yang membutuhkan.

Daftar mudik gratis Kemenhub 2026 di nusantara.kemenhub.go.id segera. Mengikuti program ini bukan sekadar perjalanan pulang, tapi perjalanan pulih. Dari kota ke desa, dari rindu ke temu, dari lelah ke bahagia. Saat takbir berkumandang nanti, semoga semua sampai dengan selamat dan hati terasa hangat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status