Kisah Omar Artan: Ditolak Amerika Serikat Malah Dapat Kehormatan dari UEFA
Intrend.id – Nasib tak biasa dialami wasit sepak bola asal Somalia Omar Abdulkadir Artan. Mimpinya tampil di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat setelah dirinya ditolak masuk ke Amerika Serikat, salah satu tuan rumah turnamen.
Peristiwa yang menimpa Omar Artan tersebut terjadi hanya beberapa hari sebelum kick-off Piala Dunia 2026. Omar yang telah ditunjuk FIFA sebagai salah satu wasit turnamen bahkan dikabarkan sudah mengantongi visa Amerika Serikat sebelum keberangkatannya.
Namun setibanya di Bandara Internasional Miami, Omar justru ditahan oleh petugas imigrasi dan akhirnya tidak diizinkan masuk ke wilayah Amerika Serikat.
Otoritas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS (CBP) menyatakan pemeriksaan lanjutan menemukan informasi yang menghubungkan Omar dengan individu yang diduga terkait organisasi teroris. Pemerintahan Presiden Donald Trump kemudian menegaskan tidak akan memberikan akses masuk kepada siapa pun yang dianggap berpotensi menjadi ancaman keamanan nasional.
“President Trump’s administration will not allow any security threat to enter our country — full stop,” demikian keterangan resmi pihak Trump kepada Fox News.
Akibat keputusan tersebut, Omar terpaksa meninggalkan Amerika Serikat dan kembali ke Somalia. Setelah sempat singgah selama satu hari di Istanbul, Turki, ia akhirnya tiba di Mogadishu pada Rabu 10 Juni 2026.
Alih-alih mendapat cibiran, Omar justru disambut bak pahlawan nasional. Ribuan warga Somalia memenuhi stadion untuk memberikan dukungan kepada wasit yang dianggap sebagai salah satu kebanggaan olahraga negara tersebut.
Tak hanya itu, Omar juga mendapat undangan khusus ke Istana Kepresidenan Somalia. Ia diterima langsung oleh Presiden Somalia dalam sebuah pertemuan yang menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap kariernya.
Gelombang solidaritas terhadap Omar juga datang dari komunitas sepak bola internasional. Banyak pihak menilai wasit berusia 39 tahun itu menjadi korban dari kebijakan keamanan dan imigrasi yang semakin ketat menjelang Piala Dunia 2026.
Di tengah kontroversi tersebut, kabar menggembirakan datang dari Eropa. UEFA secara resmi menunjuk Omar Artan sebagai wasit utama laga Piala Super Eropa 2026 yang mempertemukan juara Liga Champions, Paris Saint-Germain, melawan juara Liga Europa, Aston Villa.
Pertandingan bergengsi tersebut dijadwalkan berlangsung di Salzburg, Austria, pada 12 Agustus 2026.
Penunjukan itu dianggap sebagai bentuk kepercayaan besar UEFA terhadap kualitas Omar. Banyak pengamat bahkan menyebut keputusan tersebut sebagai simbol dukungan dunia sepak bola kepada wasit terbaik Afrika yang gagal mewujudkan impiannya tampil di Piala Dunia 2026.
Omar Artan kini berpeluang membuktikan kualitasnya di salah satu panggung paling prestisius sepak bola Eropa. (*









