Rilis

Vingroup Luncurkan Proyek Kereta Cepat Hanoi–Quang Ninh Vietnam

Intrend.id – Vingroup melalui anak usahanya VinSpeed bekerja sama dengan Siemens Mobility menggarap proyek kereta cepat Hanoi–Quang Ninh. Ini merupakan gebrakan baru Vietnam di sektor transportasi.

Pemerintah setempat bersama Vingroup resmi meluncurkan proyek kereta cepat tersebut pada 12 April 2026. Kehadiran kereta cepat ini disebut bakal memangkas waktu tempuh secara drastis.

Kereta ini dirancang melaju dengan kecepatan maksimal hingga 350 km/jam. Hasilnya? Perjalanan dari Hanoi ke Quang Ninh yang biasanya lebih dari dua jam bakal dipangkas jadi sekitar 23 menit saja.

Proyek ambisius ini memiliki panjang jalur sekitar 120,2 km dan melintasi empat wilayah utama, yakni Hanoi, Bac Ninh, Hai Phong, dan Quang Ninh. Jalurnya menggunakan rel ganda dengan standar internasional serta sistem elektrifikasi penuh.

Nilai investasinya juga nggak main-main, mencapai lebih dari 147 triliun dong Vietnam atau setara lebih dari USD 5,6 miliar, belum termasuk biaya pembebasan lahan.

Pembangunan ini disebut sebagai salah satu proyek infrastruktur terbesar di Vietnam saat ini. Targetnya, kereta cepat ini sudah bisa beroperasi secara komersial pada 2028.

“Kereta cepat Hanoi – Quang Ninh adalah proyek raksasa yang membawa harapan besar. Ini menunjukkan kapasitas dan komitmen kuat dari investor, sekaligus menjadi bukti nyata semakin dalamnya keterlibatan sektor swasta dalam infrastruktur penting nasional. Kami berkomitmen untuk terus berkoordinasi erat dengan kementerian pusat dan investor selama pelaksanaan proyek; secara proaktif mengatasi berbagai tantangan yang muncul; serta memastikan pembebasan lahan, relokasi, dan seluruh kebutuhan proyek terpenuhi agar proyek ini selesai tepat waktu dengan kualitas terbaik,” kata Bui Van Khang, Ketua Komite Rakyat Provinsi Quang Ninh.

Dalam peresmian proyek, CEO Vingroup, Nguyen Viet Quang, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur modern di Vietnam.

“Peresmian proyek kereta cepat Hanoi – Quang Ninh hari ini menegaskan komitmen kuat Vingroup dalam berkontribusi pada pembangunan infrastruktur, sekaligus membangun sistem transportasi modern berstandar internasional secara berkelanjutan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Vietnam,” katanya dalam rilis Media Outreach.

Sementara itu, CEO global Siemens Mobility, Michael Peter, menyatakan pihaknya akan membawa teknologi kereta cepat paling canggih, aman, dan efisien ke Vietnam, termasuk transfer teknologi dalam jangka panjang.

“Kami berkomitmen menghadirkan sistem kereta cepat paling canggih, aman, dan efisien di dunia ke Vietnam, dengan rekam jejak yang telah terbukti secara global. Setiap hari, kereta kami menempuh jarak sekitar satu juta kilometer—tiga kali jarak ke bulan—dengan catatan keselamatan tanpa cela. Setiap kereta dikembangkan secara digital penuh, memberikan efisiensi energi maksimal dan pengalaman penumpang yang unggul. Siemens berkomitmen membangun kemitraan yang erat dan berkelanjutan dengan Vingroup, termasuk program transfer teknologi yang komprehensif. Kami akan membangun dan mengoperasikan kereta ini bersama, sekaligus menciptakan ekosistem perkeretaapian baru di Vietnam,” ungkapnya.

Kereta ini nantinya akan berangkat dari Stasiun Co Loa di kawasan Hanoi dan berakhir di Stasiun Ha Long, yang berada di pusat pengembangan kawasan wisata. Di sepanjang jalur, akan ada beberapa stasiun tambahan seperti Gia Binh, Ninh Xa, dan Yen Tu.

Menariknya, proyek ini disebut sebagai jalur kereta cepat antarwilayah pertama di Vietnam. Dampaknya diprediksi besar, terutama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan utara.

Selain itu, proyek ini juga jadi bukti semakin kuatnya peran sektor swasta dalam pembangunan infrastruktur strategis nasional Vietnam.

Tak cuma di utara, sebelumnya VinSpeed juga sudah memulai proyek kereta Ben Thanh–Can Gio di Ho Chi Minh City pada Desember 2025, yang juga ditargetkan selesai pada 2028.

Dengan dua proyek besar berjalan sekaligus, Vietnam menunjukkan keseriusannya dalam membangun sistem transportasi modern dan meningkatkan daya saing global.

Kalau proyek kereta cepat Vingroup ini terealisasi sesuai rencana, moda transportasi ini bukan cuma mempercepat mobilitas, tapi juga berpotensi mengubah wajah ekonomi dan pariwisata Vietnam secara signifikan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
DMCA.com Protection Status